Hari Jadi ke-8 PASWALIPATI Kota Batam Adakan Pengajian

ANALISAPUBLIK.COM | Batam – Dalam memperingati hari jadi PASWALIPATI (Paguyuban Warga Asli Pati) kota Batam adakan Pengajian Di halaman Taman Bunga Pandan Wangi Duriangkang Komp. Taman Niaga Batam. Minggu, (23/12).

Acara yang dimulai mulai pukul 13.00 Wib ini diisi dengan Hiburan Hadroh Darul Muttaqin Dan tausiah agama bersama Ustadz Mahfudz Sidiq.

Dalam sambutan acara Abu selaku sesepuh Paswalipati mengatakan, “Kedepan Paswalipati Bukan hanya menjadi subject tetapi harus menjadi pelaku untuk berperan aktif dimanapun bumi di pijak disitulah langit dijunjung, Dan bisa berperan aktif sebagai SDM yang menjadi pilihan utama supaya menjadi keunggulan tersendiri sehingga bisa dipandang kedua belah mata bukan sebelah mata, Selain Srikandi Paswalipati kedepan diharapkan Satgas serta Wadah Muda Paswalipati yang Sudah ada agar Lebih Hidup”. Ucapnya.

Selanjutnya Hadi selaku Ketua Paswalipati 2 Periode ini dalam sambutannya mengatakan, “alhamdulillah di bulan lahirnya Paguyuban kita Paswalipati ini bisa mengadakan milad yang ke 8, Paswalipati resmi didirikan pada tanggal 19 desember tahun 2010 dan tercatat dinotaris yang juga berasal dari Pati, senang susah kita lalui bersama baik yang sedang kesusahan, sedang kena kasus hukum, yg meninggal dunia tidak ada keluarga di batam juga sudah banyak diketemukan dengan keluarganya dikampung. Yang jelas disini kita loyalitas tanpa batas, Luar biasa”. Katanya.

“Di tahun politik ini semoga kita jauhkan dari perpecahan karena beda pilihan, beda pilihan itu tidak haram, dan memang harus seperti itu, silahkan berbeda karena perbedaan itu justru menjadi kekayaan kita, Jangan malah sebaliknya, kita tidak pernah beraviliasi dengan partai apapun. Paguyuban Paswalipati adalah paguyuban sosial dan non partisan, bisa berdiri sampai hari ini karena kita bisa membuat pembatas antara dunia Politik dan dunia Paguyuban, sehingga kita bisa berdiri kokoh sampai hari ini. Sudah tidak muda lagi.. sudah jalan 8 tahun, Dan juga perlu saya sampaikan bahwa dibulan April 2019 nanti jabatan Ketua Paguyuban Paswalipati ini akan berahir, kepengurusan baru nanti harapan saya bisa membawa Paswalipati menjadi lebih Bagus. Perlu kita ketahui bahwa saya tanpa ada sampean sampaean, saya bukanlah apa2.. dan Paswalipati tanpa saya dan sampean juga tidak ada apa apanya”. Tambahnya.

Pantauan dilokasi acara tersebut juga dihadiri Nuryanto Ketua DPRD kota Batam, Caleg DPRD Kepri, Ketua IKC kota Batam dan ratusan warga Paswalipati.

Dalam rangkaian acara juga ada sesi Santunan untuk anak yatim piatu yang di serahkan langsung oleh para pengurus Paswalipati.

Pemotongan tumpeng serta do’a bersama juga di lakukan dan selanjutnya Makan bersama dgn tamu undangan dgn menu asli dari Pati “Nasi Gandul” yang menjadi sajian rutin setiap even Paswalipati. (Boed)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *