Workshop Cangkrukan Ilmiah, Untuk MengExplore Lamongan Dengan Opinion Branding

ANALISAPUBLIK.COM | Lamongan – Potensi lamongan yang luar biasa dengan luas wilayah kurang lebih 1.812,8 km 2 atau ±3.78% dari luas wilayah Provinsi Jawa Timur, selama ini masih kurang maksimal explore nya, oleh karena itu Dinas Komunikasi dan Informasi ( Kominfo ) Lamongan terus berupaya mengeksplorasi Lamongan dengan menggelar workshop Cangkrukan Ilmiah dengan tema “Explore Lamongan-Membangun Lamongan dengan Opinion Branding”.

Dengan mengundang narasumber yakni Pemimpin Redaksi TIMES Indonesia Yatimul Ainun, dan Pakar Media Sosial, Korda Jatim Indonesia Creative Cities Network (ICCN), vicky Arif Herinadharma.

Mereka mengupas tuntas tentang bagaimana cara mengembangkan potensi daerah dari segala sudut, dengan memanfaatkan teknologi media komunikasi yang ada.

Apalagi lamongan memiliki potensi yang luar biasa, baik dari segi geografis maupun kearifan lokal budayanya, dengan belajar dari daerah-daerah lain yang mampu mengembangkan potensi daerahnya.salah satu cara mengeksplor potensi yang dimiliki Kabupaten Lamongan, khususnya sektor wisata, yaitu dengan memanfaatkan perkembangan teknologi untuk melakukan publikasi.

Dalam sambutannya Kepala Dinas Kominfo Achmad Edwyn Anedi, mengungkapkan jika segala kekayaan dan potensi yang dimiliki Kabupaten Lamongan tereksplor dengan baik, maka akan sangat berpotensi mendatangkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang cukup besar.

“Kita punya potensi pariwisata banyak untuk menjadi suber PAD yang besar, tapi hal itu akan hanya menjadi monumen saja jika kita tidak bisa memanfaatkan,” tuturnya, Kamis (27/12/2018).

Workshop ini dihadiri lebih dari 100 undangan dari berbagai kecamatan juga beberapa perwakilan netizen, blogger, vlogger dan mahasiswa, juga wartawan Karena memang salah satu tujuan dari workshop ini adalah menggandeng mereka semua untuk mengenalkan lamongan ke daerah luar.

Sesi tanya jawab juga berlangsung hangat, dan memang banyak benih – benih potensial dari Lamongan yang sebelumnya sudah mengeksplore lamongan tapi mungkin masih belum terkoordinir dan nantinya mereka akan digabungkan dengan mengusung konsep yang sama. Dan kedepannya akan menjadi pembentuk opini positif di masyarakat Lamongan. (Nur)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *