Masyarakat Relawan Indonesia Aceh Timur Adakan Silaturahmi dan Perekrutan Anggota

ANALISAPUBLIK.COM | Aceh Timur – Masyarakat Relawan Indonesia (MRI) atau (Indonesian Volunteer Society) Kabupaten Aceh Timur adakan silaturrahmi dan perekrutan anggota baru sebagai relawan kemanusiaan bertempat di Coffe Nalkad Tanoh Anou Idi Rayeuk Aceh Timur, Minggu sore (6/1/2019).

Ketua MRI Aceh Timur Nahdian didampingi sekretarisnya Lukman menjelaskan usai dirinya dipanggil dan mengikuti Rakerwil MRI Provinsi Aceh di Banda Aceh beberapa waktu lalu, maka sekembalinya beliau dari rapat wilayah tersebut langsung menghubungi teman-teman di Aceh Timur serta membentuk kepengurusan yang baru dan Insya Allah dalam waktu dekat akan dikukuhkan.

“Rencananya sebelum orientasi bagi anggota baru, akan dilakukan pengukuhan. Pengurus MRI periode 2019-2021,” jelas Nahdian.

Lanjutnya, hari ini dilakukan acara silaturahmi dan pengisian formulir anggota baru sebagai Relawan Kemanusiaan yang nantinya akan dikirim ke daerah daerah bencana umumnya di Indonesia dan luar negeri khususnya di wilayah Aceh sendiri.

Kata Nahdian yang diaminkan Lukman, para relawan yang mendaftar berasal seluruh kecamatan yang ada di Aceh Timur. “Bagi yang tidak hadir hari ini, akan menyusul nantinya karena ada beberapa relawan sudah melapor tidak dapat hadir hari ini,” ujarnya

Setelah dikukuhkan nantinya para pengurus akan melakukan rapat kerja daerah (Rakerda) dan Orientasi bagi para relawan yang baru dan para pemateri berasal dari MRI Provinsi Aceh.

Disamping itu Nahdian juga menjelaskan bahwa MRI merupakan sebuah organisasi masa yang beranggotakan individu-individu relawan yang memiliki komitmen dan kontribusi dalam menciptakan perubahan positif pada lingkunganya.

“MRI adalah ormas yang berorientasi pada pembangunan masyarakat sipil yang kuat. Sehingga MRI menekankan aktivitasnya pada penguatan peran sosial kemanusiaan dan pemberdayaan masyarakat berbasis komunitas” jelasnya.

Salah seorang Calon Relawan Kadri mengatakan merasa senang dan bangga dengan hadirnya MRI di Aceh Timur sebagai wadah silaturahmi dan juga untuk membantu para korban bencana. Semoga MRI terus berkiprah diberbagai permasalahan kemanusiaan, seperti bencana alam, bencana sosial, gizi buruk, dan kegiatan advokasi masyarakat dalam memperoleh hak-haknya. (Syamsuddin)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *