Pensiunan Pabrik Rokok Jadi Korban Ivestasi Bodong

ANALISAPUBLIK.COM | Kediri – Maksud hati ingin mendapatkan untung, akan tetapi justru buntung yang diperloleh. Perumpamaan tersebut betul-betul menimpa pada salah seorang pensiunan perusahaan rokok ternama di Kediri, yaitu terjadi pada Sugito (60 th) warga Desa Gampeng Kecamatan Gampengrejo Kabupaten Kediri.

Sugito menjadi korban penipuan yang berkedok investasi urugan, yang dilakukan oleh Gidion Yuda Wicaksono (29 th) warga jalan Kyai doko, Rt.011 Rw.002, Desa Doko Kec. Ngasem, Kab. Kediri.

Sehingga Godion Yuda Wicaksono harus berurusan dengan aparat penegak hukum. Dan kini Gidion meringkuk dibalik jeruji Polsek Gampengrejo.

Kapolsek Gampengrejo AKP Muklason mengungkapkan, kronologi dari kejadian tersebut bermula pada Rabu 17 September 2014 sekitar pukul 14.00 WIB di dalam rumah milik orang tua korban, yang terletak di Desa Gampeng, RT 2 RW 2, Kecamatan Gampengrejo Kabupaten Kediri.

“Korban diiming-imingi akan diberikan keuntungan sebesar 3 persen dari modal yang diberikan kepada pelaku sebesar Rp 101.900 ribu. Kemudian, korban tergiur dan memberikan uang tunai kepada pelaku, yang nantinya akan digunakan untuk dana investasi kerjasama pengurukan lahan,” ungkapnya pada sejumlah awak media.

Lanjut AKP Muklason, dihadapan korban pelaku (Gidion Yudo, red) berjanji akan mengembalikan nilai pokok modal dalam jangka waktu 4 bulan. Namun setelah menerima uang tersebut tidak menepati janjinya dan tidak pernah memberikan penjelasan kepada korban mengenai pertanggungjawaban uang tersebut sehingga korban merasa dibohongi dan mengalami kerugian sebesar Rp. 101.900 ribu.

“Kemudian, korban Sugito bersama saksi Zaenal Arifin (39) Dusun Besuk Desa Gampeng Kec. Gampengrejo Kab. Kediri, melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Gampengrejo,” paparnya.

AKP Muklason, menambahkan, dari kejadian tersebut, korban melaporkan ke Polsek Gampengrejo, disertai dengan barang bukti satu lembar surat perjanjian tanggal 17 September 2014 dan 1 lembar kwitansi tanda terima dari Kristian Surya Hadinata sebesar 101.900.000.

“Pelaku memenuhi unsur tindak pidana penipuan dan penggelapan sebagaimana dimaksud dalam pasal 372 dan atau 378 KUHP. Kasusnya kini masih ditangani oleh Reskrim Polsek Gampengrejo, untuk pendalaman lebih lanjut,“ pungkasnya. (mun/pan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *