Dua Bocah Mengidap Penyakit Aneh Butuh Uluran Tangan

ANALISAPUBLIK.COM | Mandailing Natal – Dua bocah Muhammad Haikal Nasution (7 th) dan adiknya Habibah Zakira Nasution (1 th) anak dari Chairunnisa Rangkuti dan Sahnan Nasution warga Desa Rao Rao Panjaringan Kecamatan Tambangan Kabupaten Mandailing Natal mengidap penyakit aneh.

Kedua kulit kaki anak tersebut terlihat melepuh dan terkelupas. Kedua orang tuanya sudah berusaha mengobati namun belum juga ada tanda – tanda untuk kesembuhannya, keluarganya sangat membutuhkan bantuan perobatan dan uluran tangan untuk kedua anaknya itu ungkapnya kepada analisapublik.com, pada Selasa (8/1/19).

Kondisi kedua anaknya yang mengidap penyakit bawaan sejak lahir dan upaya untuk perobatannya sudah dilakukan untuk kesembuhan kedua anak kami, “Kemarin sempat dibawa berobat ke Medan dan hasilnya, dokter menyerah untuk menanganinya sehingga kami putuskan untuk dibawa pulang”, tuturnya.

“Saya selalu mencoba tegar dengan cobaan ini, dan terus berupaya bangkit untuk mencari uang tambahan dengan cara dagang angsuran kecil-kecilan meskipun dengan meminjam uang pada orang tua, karena harga karet yang tidak lagi mendukung, 7 tahun sudah rasa sedih dihati ini saya simpan dengan kondisi kedua anak saya yang demikian“, ujar Choirunnisa.

Ibu kedua anak ini menuturkan sangat sedih serasa tidak ada yang memperdulikan kondisi mereka, ”Pak tidak ada yang peduli sama kami, jangankan untuk membantu kami, menjenguk kamipun tidak ada”, tuturnya lagi.

Pernah mendapat tawaran dari seseorang untuk mengurus admistrasi kelengkapan surat-surat, agar anaknya bisa mendapatkan bantuan nyatanya hingga kini tidak terealisasi. ”Saya sangat bingung pak, tidak tau lagi harus mengadu sama siapa dan kemana”, ungkapnya dengan nada sedih.

“Saya sangat mengharapkan bantuan para dermawan untuk dapat meringankan beban kami, yang kami harapkan hanya popok bayi dan susu untuk si kecil, ataupun ada yang tahu bagaimana cara mengobati kedua anak kami ini karena si kakak Muhammad Haikal Nasution sudah 7 tahun, ini seharusnya dia sudah bisa sekolah tahun ini tapi dia tidak mau sebab dia malu katanya”, sebut ibu ini mengakhiri. (RUDI)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *