Adanya Kawasan Industri Kendal Mengalami Pertumbuhan Ekonomi

ANALISAPUBLIK.COM | Kendal – Dengan berdirinya kawasan industri Kendal (KIK), ternyata sangat membawa dampak positif bagi perkembangan perekonomian di Kabupaten Kendal. Pada Tahun 2019 pertumbuhan ekonomi naik delapan persen sedangkan pengangguran turun menjadi empat belas persen. Hal itu disampaikan Bupati Kendal Mirna Annisa usai meninjau Industri furnitur di kawasan industri Kendal, Kamis 10/01/2019.

Mirna juga menjelaskan, dengan adanya kenaikan pertumbuhan ekonomi, maka akan mengurangi angka pengangguran. Karena sejauh ini angka pengangguran mengalami penurunan menjadi empat belas persen.

Selain di kawasan industri Kendal, juga ada pembangunan pabrik baja yang berada di sekitar Kartika jaya kecamatan Patebon Kendal. Yang kedepan juga akan menyerap tenaga kerja yang banyak.

Sementara presiden direktur kawasan industri Kendal Stanley Ang menyampaikan, di sini sudah ada tujuh perusahaan yang sudah beroperasi. Saat ini ada tiga perusahaan yang baru dibangun dan ada sepuluh perusahaan yang sedang mengurus ijin nya.

Jumlah investasi yang ada di kawasan industri Kendal sekitar 7,3 Triliyun. Saat ini masih banyak di dominasi investor lokal. Untuk investor asing di mungkinkan setelah pemilu, banyak investor yang masuk ke KIK.

Saat ini yang melakukan investasi di kawasan industri Kendal, delapan puluh lima persen dari Indonesia. Sejak tahun 2015 investor dari Singapura 7 persen, Korea 2 persen, dari Jepang dan Malaysia 4 persen.

Namun juga banyak perusahaan yang sifat nya gabungan seperti cina dan Korea, Korea dengan Indonesia. Pada semester dua tahun 2019 akan banyak investor akan masuk di Kendal. (Novi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *