Polda Sumut Berhasil Membekuk 4 Orang Komplotan Begal

ANALISAPUBLIK.COM | Medan – Kapolda Sumut melalui Ditreskrimum berhasil menunjukan kinerja pada awal tahun 2019. Membekuk 2 dari 7 pelaku begal yang terekam kamera CCTV saat beraksi di Jalan Sutrisno, Kecamatan Medan Kota, Kota Medan, Senin 28 Januari 2019 lalu, pukul 03.00 WIB.

Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimum) Polda Sumatera Utara, Kombes Pol Andi Rian mengatakan, selain kedua pelaku, kepolisian juga turut meringkus 2 orang penadah hasil kejahatan tersebut diantarnya masih dibawah umur.

“Untuk saat ini Ada 4 pelaku yang sudah kita amankan, 2 diantaranya merupakan pelaku lapangan (begal), dan 2 lainnya ialah penadah, untuk kelima tersangka yang masih buron masih dilakukan pengejaran,” ungkapnya Rabu (6/2/2019).

Andi Rian memaparkan, kedua pelaku begal tersebut masing-masing bernama Syawal (23) warga Jalan Letda Sujono, Komplek Pergudangan PT Intan, Medan Tembung, dan Rangga (16) warga Jalan M Yakub, Gang Iyem, Medan Perjuangan.

Sedangkan untuk kedua penadah, sambungnya, masing-masing bernama, M Zulkarnain Lubis (45) warga Jalan Gambir Pasar VIII, Gang Pinang, Desa Bandar Klippa, Percut Sei Tuan, dan Hanafi (35) warga Dusun XI Jalan Ar Ridho, Desa Bandar Klippa, Percut Sei Tuan.

“Dari keempat pelaku tersebut, satu diantaranya (Syawal) harus dilumpuhkan dengan tembakan,” jelasnya.

Andi Rian menjelaskan, penangkapan ini dilakukan setelah pihaknya mendapatkan rekaman kamera CCTV atas aksi begal yang dilakukan pelaku terhadap korban, Said Abdul Latif. Selanjutnya tim khusus Subdit III Jahtanras Ditreskrimum Polda Sumut bersama Sat Reskrim Polrestabes Medan melakukan penyelidikan dan mengetahui identitas pelaku hingga akhirnya dilakukan penangkapan.

“Untuk tersangka Rangga ditangkap oleh Polrestabes Medan. Sedangkan ketiga tersangka dilakukan penangkapan oleh Polda Sumut,” terangnya.

Lanjutnya, dari pemeriksaan yang dilakukan kepada para tersangka, komplotan ini ternyata sesaat sebelumnya juga melakukan aksi serupa di Jalan Sei Belutu, Kelurahan Babura, Medan Sunggal, pada pukul 01.00 WIB. Dimana korbannya bernama Dian Ansory Daulay juga diserempet oleh ke 7 pelaku, lalu merampas sepeda motornya sambil mengancam dengan pisau.

“Dari penangkapan ini, diamankan barang bukti 1 sepeda motor Honda Vario hitam silver BK 6301 ABJ, 1 unit sepeda motor Honda Beat Strategi hitam tanpa nomor polisi, 1 Synk Honda Vario BK 6301 ABJ, 1 kaos putih, 1 kaos merah, 1 jaket dongker, 1 celana panjang, 1 simcard, 1 jaket biru, dan 1 helm hitam,” bebernya.

Keberhasilan tindakan kejahatan tersebut di hargai sepeda motor dengan harga bekisar Rp 2,5 juta sampai Rp 4 juta. Uang tersebut digunakan oleh pelaku untuk membeli sejumlah pakaian yang telah diamankan sebagai barang bukti. (Acong sembiring)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *