Melanggar Qanun Aceh, 4 Warga Dieksekusi Cambuk

ANALISAPUBLIK.COM | Aceh Tamiang – Melanggar Qanun Aceh Nomor 06 Tahun 2014 tentang Hukum Acara Jinayat, 4 warga menjalani eksekusi cambuk sebanyak 9 (sembilan) kali pada Kamis (7/2/2019) di halaman Dinas Syariat Islam dan didepan umum dengan dikurangi selama terdakwa berada dalam tahanan sementara.

Perlu kita ketahui Aceh merupakan sebuah provinsi di Indonesia yang diberi status sebagai daerah istimewa dan juga diberi kewenangan otonomi khusus. Kerena keistimewaan itulah Provinsi Aceh dijuluki dengan serambi mekkah hingga saat ini, Provinsi Aceh juga memiliki Hukum Syariat Islam yang harus diapatuhi apabila dilanggar maka akan dicambuk.

Sebelum para terdakwa dilakukan Cambuk oleh sang Algojo maka sesuai dengan mekanisme yang berlaku para terdakwa terlebih dahulu menjalankan cek medis, dari hasil cek medis inilah para terdakwa dinyatakan sehat atau sakit sehingga proses hukuman cambuk berjalan.

Kepala Dinas Syariat Islam Syamsul Rizal, S.Ag dalam salinan berita acara memaparkan ke 4 terdakwa yakni berinisial SHI 56 Tahun yang beralamat di Dusun Sepakat Kampung Alur Bemban, RF 22 Tahun dengan alamat Dusun Keluarga Kampung Simpang Empat, HK 49 Tahun alamat Dusun Keluarga Kampung Simpang Empat dan inisial UN 47 Tahun yang beralamat di Dusun Keluarga Kampung Simpang Empat yang kesemua terdakwa merupakan warga Kecamatan Karang Baru, Kabupaten Aceh Tamiang. (Mydi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *