Gara-gara Sesak Nafas, Buruh Tani Ditemukan Tewas

ANALISAPUBLIK.COM | Kediri – Parsi (60) warga Dusun Payak Desa Tanon Kecamatan Papar Kabupaten Kediri ditemukan tewas di area persawahan Dusun Papar Desa Papar Kecamatan Papar Kabupaten Kediri, Minggu (10/2)

Diduga kematian korban disebabkan karena mempunyai penyakit sesak nafas. Kapolsek Papar Iptu Bambang Suripjanto melalui Kasi Humas Polsek Papar Aipda M Bahroni mengatakan awal mula peristiwa tersebut.

Awalnya, Parsi sekitar pukul 07.00 WIB pagi pamit kepada Dewi (55) istrinya untuk pergi ke sawah untuk mencari rumput. Namun, sebelum berangkat Parsi mengeluh sesak nafas dan kemudian minum obat sesak nafas.

“Setelah minum obat korban berangkat mencari rumput,” tutur Kasi Humas.

Korban pertama kali ditemukan tergeletak di sawah oleh Kardi (60) warga Dusun Brubus Desa Papar. Saksi pertama itu curiga korban tergeletak di sawah. Penasaran saksi mendekati korban dan mencoba membangunkan korban.

“Korban tidak bangun dan bergerak. Kemudian saksi memberitahu orang sekitar lalu dilaporkan ke Kepala Desa dan diteruskan ke Polsek Papar,” jelasnya.

Petugas Polsek Papar, Identifikasi Polres Kediri dan dokter setempat melakukan pemeriksaan terhadap tubuh korban untuk mengetahui apakah ada tanda-tanda penganiayaan di tubuh korban.

Dari hasil pemeriksaan itu menyimpulkan di tubuh korban tidak ditemukan tanda-tanda penganiayaan di tubuh korban. “Kami tidak menemukan adanya tanda-tanda penganiayaan di tubuh korban,” terangnya.

Sementara itu, petugas juga memintai keterangan keluarga korban. Dari hasil keterangannya korban mempunyai riwayat penyakit asma. Korban juga baru saja di rawat di RSUD Pelem Pare Kabupaten Kediri.

“Kami menduga korban penyakitnya kambuh dan kemudian meninggal dunia,” ungkap Aipda Bahroni.

Keluarga korban juga menolak jika korban dilakukan otopsi. Pihak keluarga korban bersedia membuat surat pernyataan agar korban tidak dilakukan otopsi. Keluarga korban menerima atas kematian korban karena musibah. (mun/pan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *