3 Remaja Asal Kalsel Dibekuk Satresnarkoba Polres Barito Timur

ANALISAPUBLIK.COM | Barito Timur – Satuan Resmob Narkoba Polres Barito Timur telah membekuk tiga pengedar sabu asal Tanjung Kabupaten Tabalang Provinsi Kalimantan Selatan, Rabu (20/2).

Pelaku IR (23), NR (26), BT (30) ketiganya asal tanjung Kalsel tak berkutik saat Satresnarkoba Polres Baritim membekuknya ketika akan mengedarkan narkotika jenis sabu di jalan haoling PT. Adaro Indonesia km. 46 Desa Bagok RT 01 Kec.Banua Lima Kabupaten Barito Timur, Kalteng. Setelah dilakukan pemeriksaan terhadap tersangka didapati tiga paket sabu seberat 0,61 gram.

Kapolres Bartim AKBP Zulham Effendy, SIK, M.H melalui Kasatnarkoba AKP Dani Sutirta, SH yang memimpin penangkapan menjelaskan. “Penangkapan ini bermula dari informasi masyarakat, bahwa kedua pelaku Iq dan Nr warga Tanjung Kalsel akan mengedarkan narkoba jenis sabu dengan menggunakan sepeda motor yang ciri cirinya sudah diketahui, kemudian kami melakukan pembuntutan terhadap sepeda motor yang diduga dikendarai pelaku,” katanya.

“Pada saat melintas di jalan houling PT. Adaro desa Bagok Rt.01 kecamatan Banua Lima, Bartim kami langsung melakukan penangkapan dan selanjutnya dengan disaksikan oleh scurity PT. Adaro dilakukan penggeledahan terhadap terlapor dan sepeda motor yang dikendarai oleh terlapor dan ditemukan dua paket yang di duga sabu seberat 0,61 gram yang dimasukan dalam bungkus rokok di simpan pada box depan motor milk terlapor. Dari hasil interogasi bahwa Ir dan Nr mendapatkan narkotika tersebut dari BT yang beralamat di mandurin Rt.01 kec.Muara Harus kabupaten Tabalong Kalsel, kemudian dilakukan penangkapan terhadap Bt dan di dapatkan satu paket sabu seberat 0,33 gram,” tambah Kasat.

“Selain itu kami juga mengamankan barang bukti diantaranya, tiga paket narkotika jenis sabu seberat 0,94 gram, 2 buah bungkus roko redmild,satu kotak roko magnum, 1 buah hp merk advan, uang tunai Rp.1.350.000,- dan 1 unit sepeda motor Scopy merah putih noPol DA.6018 UAR beserta STNK,” jelasnya.

“Akibat perbuatannya ketiganya akan dikenakan pasal 114 ayat (1) dan pasal 112 (1) UU RI nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika,dengan ancaman hukuman minimal lima tahun dan maksimal 20 tahun penjara,” pungkasnya. (Sugian)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *