Pelayanan Pengadilan Agama Indramayu Terbaik di Jawa Barat

ANALISAPUBLIK.COM | Indramayu – Selalu berkomitmen melayani masyarakat dalam memproses berkas perceraian hingga berkas pernikahan membuat Pengadilan Agama (PA) Kabupaten Indramayu menyandang pelayanan publik terbaik di masyarakat oleh Pengadilan Agama Provinsi Jawa Barat.

Pelayanan terbaik tersebut diantaranya terus konsentrasi dalam Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) dan beberapa pelayanan lainnya menjadikan setiap kepengurusan administrasi pengadilan menjadi lebih cepat dan efesien yang semula membutuhkan waktu beberapa hari dalam satu perkara, kini cukup satu hari perkara muncul secara online.

Ketua Pengadilan Agama Kabupaten Indramayu Drs. H. Muhyiddin mengatakan, faktor yang menyebabkan pelayanan kinerja PTSP dan pelayanan publik, yaitu selalu meningkatkan mutual kinerja di mata masyarakat seperti kepengurusan berkas perceraian yang setiap harinya dikedepankan.

“Faktor yang membuat Pengadilan Agama Indramayu terbaik dalam pelayanan yaitu meningkatkan mutual kinerja karena di Mahkamah Agung (MK) saat ini sudah menerapkan Teknologi Informasi (IT) jadi bukan hanya pelayanan yang bersifat fisik tapi pelayanan pemberkasan kita kedepankan, sehingga apabila telat melaporkan berkas maka pada hari itu akan tergambarkan merah secara online di Mahkamah Agung,” katanya saat ditemui, Selasa (26/2/2019).

Muhyiddin menambahkan begitu pula dengan berkas penundaan sidang atau putusan sidang cerai dalam kinerjannya, pemberkasan pada hari itu berkas perkara turun hanya membutuhkan beberapa jam dan dalam kurun waktu 5 hari sampai 14 hari akte cerai sudah bisa diambil oleh masyarakat.

“Begitu juga penundaan sidang atau putusan sidang, artinya berkas perkara putus pada hari itu sudah turun dan dalam kurun waktu 5 hari sampai 14 hari akte cerai sudah bisa diambil oleh masyarakat atau misalkan dari suami menyatakan talak cerai maka pada hari itu berkas cerai sudah ada di internet,” tambahnya.

Menurut Muhyiddin, PA Indramayu sudah dinyatakan bersih dari oknum calo karena memiliki ruangan Pos Bantuan Hukum (Posbakum) melayani secara gratis untuk kelompok orang miskin yang tidak dapat memenuhi hak dasar secara layak dan mandiri yang menghadapi masalah hukum.

“Kita sudah yakin bersih dari oknum calo cerai karena sudah mempunyai ruangan Pos Bakum yang melayani secara gratis untuk kelompok orang miskin yang tidak dapat memenuhi hak dasar secara layak dan mandiri yang menghadapi masalah hukum,” paparnya.

Muhyiddin ketika menyinggung masih tingginya angka perceraian di Kabupaten Indramayu dirinya pun sudah mempunyai program dari mulai sosialisasi dan pembekalan kepada para calon suami dan istri ketika akan mengikat janji suci, sehingga angka perceraian tinggi bisa terus teratasi.

“Apabila perceraian masih tinggi maka ada persoalan yang perlu dibenahi di masyarakat, sepertihalnya sosialisasi dan pembekalan kepada para calon suami dan istri ketika akan mengikat janji, sehingga langkah itulah agar angka perceraian di Kabupaten Indramayu yang tinggi ini dapat menyusut,” ujarnya. (Nang Toyib)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *