Spesialis Pencuri Rumah Kos Ditangkap Polisi

ANALISAPUBLIK.COM | Medan – Satu orang tersangka pencuri laptop spesial rumah kos berhasil di ringkus oleh pihak Kepolisian Polsek Medan Baru dari tempat lokasi kediaman rumah tersangka yang berada di kawasan Komp. Wira Mustika Blok A No. 8 Kelurahan Sungai Jodoh Kecamatan Batu Ampar, Rabu (13/03/2019).

Menurut kronologis kejadian yang diperoleh wartawan, awalnya korban Perdana Beriman Hasibuan (22) usai mengecas Laptop Merk Acer warna hitam miliknya di atas lemari dalam kamarnya kemudian korban pun langsung tidur.

Selanjutnya, tersangka yang sudah memilih tempat tinggal korban yang berada di rumah kos-kosan di Jalan Sei Bulan No. 10 Kel. Padang Bulan Kec. Medan Baru pada hari Sabtu (9/03/2019) sekitar Jam 17.00 Wib yang akan menjadi target aksi pencuriannya dimana tersangka pun langsung masuk ke dalam kamar kos korban yang tidak terkunci dan tanpa membuang buang waktu yang selanjutnya laptop Acer yang terletak di atas lemari langsung di sikat oleh tersangka Pinsensius Simbolon (40) warga Komp. Wira Mustika Blok A No. 8 Kel. Sungai Jodoh Kec. Batu Ampar.

Disamping itu, korban yang terbangun dari tidurnya terkejut melihat laptop Acer miliknya yang diletakkannya di atas lemari sudah tidak ada lagi. Merasa laptop yang dipakai korban setiap hari untuk kuliahnya sudah raib di curi maling yang kemudian korban langsung membuat pengaduan di Polsek Medan Baru dengan Laporan Polisi Nomor : LP/407/III/2019/SU/Polrestabes Medan/Medan Baru, tanggal 9 Maret 2019.

Pihak petugas yang menerima adanya pengaduan korban pun langsung ditindak lanjuti dan akhirnya lewat proses penyelidikan yang dilakukan dimana tersangka berhasil di ringkus petugas bersama barang bukti 1 (Satu) unit Laptop Merk Accer warna hitam milik korban yang di curi pelaku.

Terpisah, Kapolsek Medan Baru Kompol Martuasah Hermindo Tobing kepada media didampingi Kanit Reskrim Iptu Philip mengatakan jika pelaku akan dikenakan Pasal yang dipersangkakan.

“Untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya dihadapan hukum maka tersangka akan dikenakan Pasal 363 ayat (1) KUHPidana, dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara,” ucapnya. (Ade)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *