Presiden PPMI Kecam Penembakan Umat Muslim di Masjid

ANALISAPUBLIK.COM | Bekasi – Pembantaian terhadap kaum muslimin yang sedang melaksanakan ibadah shalat Jumat (15/3) di dua masjid di kota Christchurch, Selandia Baru.

Dengan rasa tak berdosa nya, si pelaku pembantaian merekam aksinya dan menyiarkan secara langsung via akun Facebook. Berbagai kecaman terus muncul tidak hanya di luar negeri tapi juga dari berbagai organisasi islam di indonesia.

Persaudaraan Pekerja Muslim Indonesia (PPMI) merupakan salah satu organisasi buruh yang berasaskan Islam, menyatakan sikapnya mengecam dan mengutuk keras aksi pembantaian tersebut.

Presiden PPMI M. Fabil, SH turut memberikan tanggapan. “Kami dari PPMI mengutuk keras dan melaknat aksi pembantaian terhadap jamaah kaum muslimin yang sedang melaksanakan ibadah shalat Jumat di dua masjid. Saya meminta pemerintah Indonesia segera berikan tekanan terhadap pemerintahan Selandia Baru untuk segera menangkap dan menghukum mati pelaku,” tegasnya

Lanjutnya, kepada semua pihak yang selama ini melebelkan muslim sebagai teroris, agar sadar justru di luar sana sesungguhnya “the real terorryst”. Pembantaian yang dilakukan oleh sekelompok orang bersenjata dilakukan secara brutal kepada kaum muslimin tersebut apalagi masuk kedalam masjid merupakan ancaman teror bagi kemanusiaan dan perdamaian dunia.

“Pelaku pembataian merupakan manusia biadab yang pantas untuk mendapat hukuman mati. Sekali lagi kami PPMI mengutuk keras, serangan ini membuktikan bahwa musuh-musuh Islam akan terus memerangi umat Islam di mana pun berada. Saya meyakini faktor berkembangnya Islam di Selandia Baru menjadikan kekhawatiran segelintir kelompok ekstrem disana,” ujarnya.

Ia berharap pemerintah Indonesia mendorong Selandia Baru untuk memberikan kenyamanan dan keamanan kaum muslim baik warga negaranya maupun warga asing dalam menjalankan ibadah disana.

“Ada WNI yang berada di dalam masjid saat terjadi pembantaian, kami meminta baik pemerintah Indonesia maupun Pemerintah Selandia Baru segera melakukan upaya maksimal, memproses serta memberikan hukuman yang berat terhadap para pelaku serta menumpas jaringan teroris di Selandia Baru. Dan saya mengharapkan atas tragedi ini kepada umat Islam di seluruh dunia agar senantiasa memberikan doa, menguatkan para korban dan keluarganya serta terus menguatkan tali ukhuwah islamiah dimanapun berada,” tutupnya. (SAID)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *