Tingkatkan Kewaspadaan Terhadap Stabilitas Keamanan, Banser Banyuwangi Gelar Apel Siaga

ANALISAPUBLIK.COM | Banyuwangi – Pasca aksi teror di Selandia Baru, Banser di Banyuwangi, gelar apel siaga, di Desa Kesilir, Kecamatan Siliragung. Para aktivis NU tersebut diajak untuk lebih meningkatkan kewaspadaan terhadap gangguan stabilitas keamanan.

Terlebih saat ini negara Indonesia sedang punya gawe besar, yakni pesta demokrasi Pileg dan Pilpres 2019.

Dalam sambutan, sesepuh GP Ansor Banyuwangi, H Abdillah Rafsanjani, mengingatkan bahwa Banser adalah benteng penjaga Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Jadi apapun dan siapapun yang mencoba mengganggu atau merusak stabilitas keamanan di Indonesia, Banser wajib tampil.

Termasuk dalam mewujudkan iklim damai dalam Pileg dan Pilpres 2019.

Abdillah juga mengingatkan, bahwa ada tiga kelompok yang selalu ingin merongrong keutuhan NKRI. Yakni ekstrim kanan yang ingin merubah NKRI menjadi negara Islam, serta ekstrim kiri yang bisa berwujud kebangkitan PKI.

“Yang ketiga adalah teroris, dan musuh besar para teroris selain Kepolisian dan TNI adalah Banser,” tegasnya.

Apel siaga ini sengaja digelar guna mempererat silaturahmi serta meningkatkan kekompakan anggota Banser. Baik diwilayah Kecamatan Siliragung, maupun seluruh pelosok Bumi Blambangan.

“Di momen Pileg dan Pilpres 2019 ini, kita juga mengimbau seluruh anggota Banser untuk lebih aktif dan selektif dalam mengikuti informasi media sosial, dengan begitu kita bisa turut meminimalisir peredaran hoaks,” kata Bambang Subagyo, selaku komandan apel.

Pria yang menjabat sebagai Komandan Provos Banser GP Ansor Banyuwangi ini juga berharap seluruh lapisan masyarakat bisa ikut meningkatkan kewaspadaan. Menyusul terjadinya aksi terorisme yang menimpa umat muslim di Selandia Baru. (Bud)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *