Satpol PP Sosialisasi Larangan Warung Buka Selama Ramadhan

ANALISAPUBLIK.COM | Tapin – Petugas Satpol PP didampingi aparat Polres Tapin Kalsel gencar melaksanakan sosialisasi larangan selama bulan Ramadhan, sesuai himbauan Pemerintah Daerah yang sudah disepakati bersama.

Kepala Satpol PP Tapin, H. Mahyudin melalui Kasi Pengawasan Pembinaan dan Penyuluhan, Supriadi mengatakan, Surat Edaran nomor 331.1/412/POL.PP-DK/2019 tentang himbauan dan larangan kegiatan pada bulan ramadhan dan sudah ditandatangani oleh Bupati Tapin H. M. Arifin Arfan. Kewajiban ini untuk menghormati umat Muslim yang menjalankan ibadah puasa.

“Surat edaran tersebut berdasarkan Perda nomor 02 tahun 2014 tentang Tibumtransmas dan 02 tahun 2007 tentang larangan kegiatan pada bulan ramadhan,” katanya Sabtu (4/5/2019).

Intinya dari surat edaran itu Pertama, dilarang makan, minum, dan merokok di restoran, warung, rombong dan sejenisnya maupun tempat-tempat umum mulai dari waktu imsak sampai dengan waktu berbuka puasa.

“Bahasa daerah kita, warung ini dikenal dengan istilahnya warung Sekadup,” katanya.

Patut diketahui Warung Sekadup ini, di Tapin Kalimantan Selatan ini masih banyak warung yang menjajakan makanan siap saji ditengah orang sedang melaksanakan ibadah puasa. Mereka menyajikan makanan disiang hari teruntuk orang yang tidak puasa. Warung tertutup tenda dan didalamnya banyak berkumpul orang sedang asyik nongkrong berkumpul bersama rekan-rekan yang sama tidak sedang puasa.

Kedua, lanjut Supriadi, dilarang membuka kegiatan tempat dan keramaian sejenisnya pada bulan ramadhan karena dapat mengganggu ketertiban dan ketentraman masyarakat.

“Dan point ini yang paling penting dibandingkan Ramadan kemarin, karena bulan Ramadan ini kita disamping memberikan himbauan juga bakal memberikan sanksi bagi yang melanggar terancam hukuman kurungan 30 hari dan denda paling banyak 10 juta. Biar masyarakat tahu jika ada yang melanggar dikenakan sanksi,” katanya.

“Juga setiap orang yang melihat, mengetahui dan menemukan terjadinya pelanggaran atas larangan ini dapat melaporkan kepada pihak berwenang,” ujaranya

Supriadi menegaskan, “pihaknya selama ramadan akan menggelar razia secara rutin ke beberapa tempat terutama warung-warung, apabila ada yang melanggar akan dikenakan sanksi.
Untuk itu diminta kepada warga masyarakat untuk mentaati surat edaran tersebut. Sehingga kondusifitas daerah Tapin tetap terjaga,” tandasnya.

Sebagaimana dilakukan Petugas Satpol PP melakukan patroli sehari jelang memasuki Ramadhan pada malam harinya menyisir tempat hiburan malam seperti kafe karaoke di Bypass Tapin Utara dan warung malam di daerah Kecamatan Lokpaikat dan Kecamatan Bungur.

Wilayah Kecamatan Candi Laras Utara

Di Kecamatan Candi Laras Utara (CLU) Jajaran aparat Polsek CLU dalam rangka menjaga situasi kondusif selama bulan suci Ramadhan 2019 dan sekaligus upaya penegakan hukum dengan merazia pasar pasar dan pedagang untuk mencegah peredaran miras dan petasan serta kali ini dengan memberikan himbauan kamtibmas melalui pemasangan spanduk di tempat tempat hiburan dan warung malam dengan tujuan kekhidmatan ramadhan tetap terjaga kesuciannya.

Kapolsek Candi Laras Utara Ipda Indra. menjelaskan, “Selama bulan suci ini Polri pada umumnya menggalakan Ops Cipta Kondisi untuk menjaga kondusifitas dalam rangka menjaga kesucian bulan Ramadhan,” oatanya.

“Polsek CLU mendukung kegiatan tersebut dengan berbagai cara dan upaya yang sudah di laksanakan salah satunya dengan memasang spanduk himbauan kamtibmas yang kami pasang di tempat tempat hiburan dan warung Malam, tempat tempat strategis lainnya dengan maksud agar mudah dibaca oleh masyarakat,” pungkasnya.

(NASRULLAH)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *