Diduga Bisnis Rangrang Pailit, Pemodal Meradang

ANALISAPUBLIK.COM | Ngawi – Kecamatan Karangjati Desa Campurasri Rt03 Rw03 Kabupaten Ngawi ramai tak seperti biasanya, salah satu rumah diketahui pemilik bernama Aji yang dikenal juga sebagai koordinator wilayah Jatim pengusaha rangrang ramai didatangi ratusan mitra pengembang bisnis Rangrang tersebut, Kamis (23/5/2019).

Karno 53th asal Desa ndero Kecamatan Bringin juga datang bersama istrinya,mereka datang untuk meminta penjelasan terkait dugaan bisnis yang diduga secara mendadak ditutup kepada pemilik pusat bisnis tersebut.

Kepada awak media Karno menjelaskan. “Kami sudah 3th ikut bisnis ini tanam modal saya -/+ sudah 600jt dan sudah sekitar 15x hasil panennya dan lancar saja tetapi setelah kita menanam lagi 140jt ada informasi mendadak bisnis ini tutup dan modal kami akan dikembalikan dengan cara bertahap,makanya kita datang kesini untuk mendengar langsung dari managemen pusat,” tandasnya.

Tak hanya Karno, Sugeng warga desa jegolan kecamatan paron juga datang untuk mendapatkan keterangan langsung dari pengusaha pusat. “Dirinya optimis bahwa bisnis ini meskipun ada kendala pihak managemen akan bertanggungjawab atas modal yang sudah kami investasikan hanya saja isunya akan dikembalikan secara bertahap,untuk lebih jelasnya nanti kita semua akan mendengarkan penjelasan secara langsung dari pak sugiyono selaku pimpinan pusat,” tuturnya.

Selain karno dan sugeng salah satu warga yang datang meradang atas masalah bisnis ini,warga asal paron yang tak mau disebutkan namanya baru ikut menggeluti, kepada media dia menjelaskan,”saya beserta saudara saya sudah menyerahkan uang 100jt lebih pada hari sabtu (18/5/2019) lhakok hari seninnya (20/5/2019) cuman selisih dua hari saya mendapatkan informasi bisnis ini tutup,harusnya kan jika bisnis ini akan tutup kita diberitahu,kalau tahu kita tidak akan ikut bisnis ini,intinya masalah ini saya minta untuk diselesaikan bagaimana kelanjutan uang saya ini akan saya urus,” tegasnya.

Bisnis Rangrang yang sudah berjalan semenjak 5 tahun yang lalu ini awalnya memang lagi booming dan menjadi usaha yang menjanjikan,bisnis yang berkantor pusat di Sragen Jawa Tengah ini dengan nama Budidaya Argrobisnis Semut Angkrang CV MSB (Mitra Sukses Bersama) kini menjadi buah bibir dimasyarakat akibat bisnis ini disinyalir tutup mendadak yang berakibat para Mitra yang sudah menginvestasikan dananya dengan dugaan total mencapai ratusan milyar penuh tanda tanya nasib akan uangnya.

(Ari Hermawan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *