Hadiri Panggilan KIP Jateng, Kades Gondel Enggan Berkomentar

ANALISAPUBLIK.COM | Semarang – Setelah dua kali sidang ajudikasi non-litigasi penyelesaian sengketa informasi, akhirnya, Priyono Kepala Desa Gondel Kecamatan Kedungtuban Kabupaten Blora memenuhi panggilan Komisi Informasi Publik (KIP) Provinsi Jawa Tengah Jl. Trilomba Juang No. 18 Semarang, Jumat (24/05/2019).

Sebelumnya, pada sidang perdana kades Gondel tidak hadir dalam sidang dengan alasan sedang ada acara keluarga. Sedangkan pada sidang kedua, dirinya diwakili oleh kuasa hukum, Nurul Azizah.

Kali ini tidak dilakukan sidang, tetapi mediasi antara pihak pemohon Dwi Hartanto dengan Priyono sebagai pihak termohon dengan didampingi kuasa hukumnya. Mediasi ini dimediatori oleh Slamet Haryanto, SH., MH., anggota komisioner KIP dan bersifat tertutup.

Saat ditemui dilokasi, Priyono enggan dimintai keterangan. Sedangkan kuasa hukumnya, Nurul Azizah hanya sedikit berkomentar.

“Saya rasa cukup ya. Intinya kami tetap seperti kemarin,” ucapnya singkat.

Pada kesempatan yang sama, Slamet Haryanto mengatakan bahwa terkait hasil mediasi pihaknya tidak dapat menyampaikan keterangan lebih detail. Dirinya hanya mengatakan telah terjadi pembahasan antara pemohon dengan termohon.

“Pada kesempatan hari ini, kepala desa hadir untuk mediasi kepada pihak pemohon. Nah, tadi sudah ada pembahasan berkaitan dengan permintaan informasi yang dimintakan oleh pemohon,” ungkap Slamet.

Slamet menambahkan bahwa mediasi akan dilanjutkan pada 14 Juni mendatang. Jika nantinya mediasi tidak menemui kesepakatan kedua belah pihak, mediator akan menyampaikan kepada majelis pemeriksa perkara ini untuk di proses lebih lanjut.

“Jika nanti masing-masing belum ada sepakat, maka kita anggap mediasi ini gagal. Saya selaku mediator, akan menyampaikannya kepada majelis pemeriksa perkara ini untuk ditindaklanjuti ajudikasi,” imbuhnya.

Disisi lain, Dwi Hartanto selaku pemohon berharap proses ke depan berjalan sesuai harapan, supaya informasi publik dapat diakses oleh masyarakat.

“Harapannya, sistem informasi di masyarakat lebih terbuka. Sehingga tercipta pemerintahan yang transparan dan bersih,” kata Dwi usai mediasi.

(Arifin)

Satu tanggapan untuk “Hadiri Panggilan KIP Jateng, Kades Gondel Enggan Berkomentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *