Tiga Perguruan Silat Jalin Silaturahmi

ANALISAPUBLIK.COM | Blora – Guna menjaga keamanan dan ketertiban desa, para pengurus organisasi pencak silat di desa Gadu berinisiatif mengadakan silaturahmi antar anggota perguruan silat. Kegiatan tersebut difasilitasi oleh Andik Subeno, kepala desa Gadu Kecamatan Sambong Kabupaten Blora di balaidesa setempat, Rabu (29/05/2019).

Acara ini diikuti oleh tiga perguruan silat, antara lain: Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT), Ikatan Kera Sakti Putra Indonesia (8) dan Ikatan Pencak Silat Nahdlotul Ulama (IPSNU) Pagar Nusa.

Selain dihadiri para anggota perguruan silat, kegiatan tersebut juga dihadiri oleh anggota Polsek dan Koramil Sambong.

Bripka Ahmad Fachriansyah, Bhabinkamtibmas desa setempat mewakili Kapolsek Sambong, AKP Sutrisno, menyampaikan kepada anggota perguruan silat agar kompak dalam menjaga keamanan.

“Menjelang lebaran, saya mohon kekompakannya dalam menjaga keamanan disini. Apapun kaitannya dengan perseorangan, jangan dibawa ke organisasi,” kata Ahmad.

Sedangkan menurut Ahmad Yoni, pengurus kegiatan ini merupakan wujud kepedulian bersama untuk menjaga dan membangun desa.

“Sebenarnya ide ini sudah lama direncanakan, namun baru pertama kali ini terlaksana. Kegiatan inimerupakan kebersamaan untuk membangun bangsa Indonesia. Karena pencak silat ciri khas bangsa Indonesia,” ungkap Yoni.

Disaat yang bersamaan pula, Kades Gadu mengapresiasi kegiatan tersebut.

“Sangat baik, sangat baguslah untuk organisasi. Karena belum pernah terlaksana kegiatan seperti ini, dalam arti belum pernah bersatu secara kekeluargaan. Alhamdulillah bisa guyub rukun demi kemajuan desa Gadu,” ucap Andik.

Andik juga menjelaskan bahwa kegiatan tersebut atas ide dari masing-masing pengurus perguruan silat.

“Kegiatan ini inisiatif dari masing-masing perguruan silat, pemerintah desa memfasilitasinya,” imbuhnya.

Pihaknya berharap dengan diadakannya silaturahmi tersebut, dapat membawa kemajuan desa Gadu.

“Harapan kami, setelah selesai acara silaturahmi ini kedepan agar tetap guyub rukun demi kemajuan desa,” harapnya.

Kegiatan ini ditutup dengan foto bersama. Dikarenakan kurangnya koordinasi antar pengurus perguruan, pihak PSHT melanjutkan kegiatan dengan bagi takjil.

(Arifin)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *