Dispar Biak, Tetapkan Festival Biak Munara Wampasi

ANALISAPUBLIK.COM | Biak Numfor – Dinas Pariwisata Kabupaten Biak Numfor, Papua, menetapkan waktu pelaksanaan festival budaya Biak Munara Wampasi (BMW) VII berlangsung 1-6 Juli 2019.

“Dinas Pariwisata akan mengandeng berbagai OPD, BUMN/BUMD, usaha swasta, serta lintas sektoral, untuk menyemarakan Festival BMW VII tahun 2019,” kata Kepala Dinas Pariwisata Biak Turbey Onisimus Dangeubun di Biak, Papua. Jumat (31/5)

Ia menyebut agenda Festival BMW 2019 di antaranya snap mor (tradisi budaya Biak menangkap ikan di air kering/meti), apen beyeren, kerajinan, padaido tour, pentas hiburan seni budaya, fotografi serta atraksi parade dan wor seni budaya khas Biak. Selain itu untuk memperkuat kearifan budaya lokal item baru di munculkan seperti body panting, tari kolosal 500 penari, konser musik akustik Biak,

“Persiapan sudah mencapai 70 persen, saat ini kami sedang mengkonsolidasikan tugas dan tanggung jawab panitia untuk materi dan aitem dalam penyelenggaraan event BMW. Juga saat ini kami masih berkoordinasi dengan Kementrian pariwisata, pihak ketiga dan steak holder terkait.” Ujar Dangeubun.

Turbey mengatakan vestifal Biak Munara Wampasi ke VII tahun ini, mengusung tema ; Menguatkan Budaya, Membingkai Pesona. Artinya budaya menjadi lokomotif dalam pengembangan pariwisata.

“Kami akan mengemas pesona Biak dalam vestifal BMW melalui, brranding, advertasing dan selling, untuk meningkatkan jumlah wisatawan yang datang, meningkatkan lama tinggal dan spending money yang bisa di distribusikan wisatawan di Biak,” tuturnya.

“Festival BMW 2019 akan menawarkan berbagai kegiatan wisata budaya asli masyarakat adat Biak. Saya harapkan tahun ini jumlah kunjungan turis manacengara dan wisatawan nusantara akan meningkat,” ujarnya.

Menurut dia, Festival BMW yang diselenggarakan tiap tahun telah masuk dalam agenda kegiatan pariwisata nasional yang ditetapkan Kementerian Pariwisata.

Ia berharap Festival BMW ke VII 2019 harus mampu mengakomodasi seluruh potensi yang dimiliki daerah baik potensi sumber daya alam dan manusia dengan memastikan faktor amenitas, aksesibilitas dan aktraksi yang dimiliki guna pengembangan pariwisata. Selain itu partisipasi dari seluruh elemen masyarakat untuk mengsukseskan acara tesebut.

Jumlah wisatawan mancanegara ke Biak diharapkan terdongkrak naik jumlahnya. Tahun kemarin jumlah kunjungan wisatawan 15 sampai 20 persen saja, di tahun ini berharap dengan pelaksanaan Festival BMW tahun ini dapat meningkat minimal 25 persen.

(JER)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *