Wali Kota Surabaya : Orang Gila Dikirim Dari Luar Daerah

ANALISAPUBLIK.COM | Surabaya – Tri Rismaharini selaku walikota Surabaya mengatakan, pokoknya kalau menjelang Lebaran, setiap tahunnya ada yang sengaja mengirim maupun membuang orang gila ke Surabaya, Jawa Timur.

Bu Risma mengatakan, orang gila ini datang ke Surabaya karena dikirim dari luar daerah.

“Kiriman orang gila di Surabaya itu tiap hari ada. Sebetulnya banyak orang yang nggak tahu, tapi saya tahu. Kan mereka ada yang cerita dia dibuang oleh siapa, terus kita cek data kependudukannya. Seolah-olah kita tidak tahu saja, tapi sebenarnya kita cek” ujar Risma sambil tertawa kecil pada Sabtu (1/6/2019).

Mengetahui hal ini, Pemkot Surabaya akan terus melakukan penjagaan menjelang maupun pasca-Lebaran. Bu Risma juga meminta tiap malam ada kegiatan operasi yustisi rutin keliling Surabaya.

Operasi yustisi yang terus dilakukan Pemkot Surabaya, dan upaya pencegahan lainnya, Bu Risma mengaku saat ini jumlah orang dengan gangguan jiwa yang ada di Liponsos Pemkot Surabaya turun drastis.

“Dulunya penghuni di Liponsos sebanyak 1.300 orang, sekarang tinggal sekitar 870an orang, turun 400an lebih,” tutupnya.

(Ard)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *