Sarang Tawon Raksasa Resahkan Warga Jambangan

ANALISAPUBLIK.COM | Ngawi – Di desa Jambangan dusun Paron kecamatan Paron kabupaten Ngawi tepat nya Rt 07 Rw 08 dilingkungan Pondok Pesantren ini warga diresahkan dengan ditemukannya sarang lebah raksasa. Dikebun milik Mudmainah 58th yang juga berdekatan dengan padat pemukiman warga ditemukan sarang lebah atau tawon berukuran raksasa yang berada di pohon mauni pada ketinggian 3 meter.

Kecurigaan Mudmainah ketika suaminya Istamar pada awal bulan puasa lalu,pria kelahiran 1952 ini diserang lebah pada saat bekerja dikebun, korban mengalami panas dingin selama 4 hari hingga dilarikan ke dokter untuk dilakukan pengobatan,tapi sarang tawon tersebut pada saat dilakukan pencarian tak kunjung ditemukan, terang Mudmainah Selasa (11/6).

Warga sekitar dan santri dilingkungan Ponpes tersebut resah dan khawatir karena setiap sore sering terdengar suara lebah yang mendengung keras,karena merasa resah ketika dilakukan pencarian salah seorang warga menemukan sarang lebah raksasa tersebut,tak ayal warga sekitar kaget ketika melihat sarang tersebut sangat besar berwarna cokelat muda yang menyerupai batang pohon yang menempel pada ketinggian 3 meter,kemudian warga langsung melaporkan kejadian ini ke pejabat desa setempat.

Belum ada tindak lanjut dari Desa atas laporan warga,kemudian warga melaporkan hal ini ke BPBD Kabupaten Ngawi dan langsung ditindaklanjuti dengan menurunkan 15 personil termasuk Tim SAR SIKATHAN dan relawan RANGER,dengan menggunakan peralatan lengkap sesuai SOP khususnya APD (Alat Perlindungan Diri) dan Tangki Jet Sprey yang berfungsi untuk melumpuhkan sayap lebah jika keluar dari sarangnya.

Basuki Baba Koordinator Operasi Pengondisian Sarang Tawon (OPST) kepada media analisapublik.com menuturkan,” Baru kali ini kita menemukan sarang lebah yang sangat besar, tidak seperti sebelum sebelumnya yang sudah kita musnahkan,ini sangat besar diameternya hampir 100cm,ini sangat berbahaya sekali sangat mengancam nyawa warga,” tegasnya.

Basuki Baba menambahkan,” dalam pengondisian sarang lebah raksasa ini kami dari team melakukan sangat hati hati, kami lakukan pada malam hari untuk menghindari serangan dari lebah dan kesulitan kita jelas pada penerangan, karena jika terlalu terang ini juga membahayakan alhasil alhamdulillah sarang lebah raksasa bisa kita kuasai,” terangnya.

Hermawan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *