Begini Tanggapan Ombudsman Jateng Beredarnya Video Pungli E-KTP

ANALISAPUBLIK.COM | Blora – Beredar luas video oknum pegawai kecamatan Japah diduga melakukan pungli pembuatan E-KTP. Video berdurasi 0.16 detik tersebut sontak mendapat respon dari berbagai pihak, salah satunya dari Plt Kepala Perwakilan Ombudsman RI Jawa Tengah, Sabarudin Hulu, S.H., M.H.

Kepada wartawan, Sabarudin mengatakan Pelayanan pembuatan E-KTP tidak ada biaya alias gratis. Apabila terdapat biaya dan tidak dapat dipertanggungjawabkan secara hukum, maka dapat berpotensi terjadi pelanggaran hukum dan menyimpang dari prosedur.

“Tidak ada alasan pembenaran dari pelaksana atau pegawai bahwa uang atau barang diberikan sendiri oleh pemohon atau sukarela,” jelasnya ketika dihubungi melalui ponselnya, Rabu (12/06/2019).

Menurutnya, dalam bentuk apapun dari pemohon yang diberikan kepada pegawai karena melaksanakan tugas dan bertentangan peraturan serta sumpah/janji jabatannya adalah perbuatan maladministrasi berupa perbuatan melawan hukum. Sesuai Undang-Undang Nomor 25 tahun 2009 tentang pelayanan publik dan Undang-Undang Nomor 28/1999 tentang penyelenggara negara yang bersih dan bebas dari KKN.

“Seharusnya apabila tidak ada alasan hukum menerima pemberian pengguna layanan, pegawai atau pelaksana wajib menolak,” ujarnya.

Ombudsman menyarankan kepada kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Blora serta Inspektorat Blora untuk melakukan pemeriksaan atas tindakan pegawai yang diduga melakukan maladministrasi tersebut.

“Sebagai atasannya, memiliki tanggungjawab untuk mengawasi dan membina serta memeriksa apabila ada pelanggaran peraturan yang dilanggar bawahannya,” imbuh Sabarudin.

Sebelumnya saat diklarifikasi ke pegawai kecamatan Japah, pegawai yang berada di video tersebut bernama Zaenal M. dan membenarkan kalau dirinya yang berada dalam video.

“Memang benar itu saya. Karena situasi ramai, saya lupa yang memberi barang tersebut sebagai ucapan terima kasih atau bagaimana, saya gak tahu dan saya tidak meminta,” kata Zaenal.

(Arifin)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *