Terekam CCTV, 1 Dari 2 Pelaku Pencurian Rumah Kosong Diringkus Petugas

ANALISAPUBLIK.COM | Medan – Satu dari dua orang pelaku kasus pencurian pemberatan rumah kosong yang terjadi pada hari Selasa (6/08/2019) sekira Jam 19.00 WIB berhasil di ringkus pihak petugas Kepolisian dari Team Penanganan Khusus (Pegasus) Polsek Medan Baru.

Adapun kejadian pembongkaran rumah yang disertai pencurian terhadap harta benda milik korban di dalam rumah korban dalam situasi kosong di Jalan Karya Jasa Gang Mejuah-Juah No. 8 Kelurahan Sari Rejo, Kecamatan Medan Polonia.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, tersangka ditangkap petugas atas adanya laporan pengaduan korban, Kosden Purba (60) warga Jalan Karya Jasa Gang Mejuah-Juah No. 8 Kelurahan Sari Rejo, Kecamatan Medan Polonia yang masuk di Polsek Medan Baru dengan Laporan Polisi LP /1359/VIII/2019/SU/POLRESTABES MEDAN/SEK MEDAN BARU.

Usai menerima pengaduan korban yang selanjutnya langsung ditindaklanjuti oleh pihak petugas Pegasus Polsek Medan Baru dan melakukan proses olah tempat kejadian perkara (TKP). Dari hasil cek TKP akhirnya aksi pelaku terekam oleh CCTV yang ada di depan rumah korban dan anggota Tim Pegasus melakukan penyelidikan hingga pelaku terindikasi atas nama Rian bersama temannya Bapel.

Berbekal identitas pelaku yang telah dikantongi petugas yang kemudian tepat pada hari Kamis (8/08/2019) sekira Jam 15.30 WIB dimana pihak Team Pegasus Polsek Medan Baru langsung melakukan penangkapan di rumah salah seorang pelaku Sejar Budiarto alias Rian (22) warga Jalan Cinta Karya Gang Ibrahim bersama beberapa barang bukti yang ada.

Mengetahui rekannya Rian diamankan petugas dari dalam rumahnya membuat pelaku Bapel langsung melarikan diri dan menjadi DPO pihak petugas.

Menurut keterangan Kanit Reskrim Polsek Medan Baru Iptu Philip Purba kepada Wartawan selain membenarkan adanya penangkapan tersebut juga menyebutkan pelaku bersama satu rekannya Bapel (DPO) dalam menjalankan aksinya dengan masuk ke pekarangan rumah korban dengan cara memanjat pagar yang selanjutnya pintu utama rumah korban di rusak oleh pelaku dengan menggunakan alat linggis yang selanjutnya masuk ke dalam rumah dan merusak bagian pintu kamar korban.

“Setelah kedua pelaku masuk kedalam kamar korban kemudian pelaku pun mengambil perhiasan beserta barang-barang korban lainnya yang ada berupa satu unit TV LCD warna hitam merek Polytron 32 inci dan satu HP lipat merek Advan warna silver,” ucap Iptu Philip kepada wartawan.

Guna mempertanggung jawabkan hasil perbuatannya pelaku dikenakan Pasal 363 KHUPidana.

“Untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya maka pelaku dalam kasus Pencurian Pemberatan Rumah Kosong dikenakan dalam Perkara 363 KUHPidana dan pria pengangguran ini masih dalam proses penyidikan,” ujarnya, Minggu (11/08/2019).

(ADE)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *