Kuli Bangunan Ketangkap Warga Mencuri Sepeda Motor

ANALISAPUBLIK.COM | Medan – Kawasan wilayah badan hukum (Wilhum) Polsek Percut Seituan masih terbilang rawan dengan aksi kejahatan pencurian sepeda motor (Curanmor). Tak hanya sekali saja para korban curanmor yang datang membuat pengaduan di Polsek Percut Seituan dan entah sudah berapa kali para pelaku curanmor babak belur dihajar oleh massa karena ketangkap mencuri sepeda motor yang selanjutnya di serahkan ke Polsek Percut Seituan. Meskipun demikian pelaku kejahatan aksi pencurian sepeda motor tidak pernah jerah.

Kali ini seorang pria yang memiliki tato di bagian dadanya babak belur dihajar massa setelah ketahuan aksinya yang dibilang nekat mencuri sepeda motor metic Beat warna hitam bersama satu orang rekannya, namun rekannya tersebut berhasil khabur dengan mengendarai sepeda motor.

Beruntung nyawa pelaku Eko Ardiansyah Syahputra (19) Warga yang tinggal di pasar 5 Gang Salak no 58 Tembung ini selamat dari amukan warga yang hampir meluap, pasalnya beberapa warga yang berada di lokasi TKP Jalan Besar Tembung Gang Balai Umum Dusun 4 Tembung langsung menghubungi pihak petugas SPKT Polsek Percut Seituan yang selanjutnya oleh petugas yang mendapatkan informasi dari masyarakat langsung turun ke lokasi tempat kejadian perkara (TKP) yang kemudian akhrinya pelaku bersama barang buktinya pun langsung di boyong petugas ke Mako Mapolsek Percut Seituan, Minggu (11/08/2019) tepat sekira Jam 20.45 WIB.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, Senin (12/08/2019) sekira malam hari, kejadian curanmor yang dilakukan pelaku bersama rekannya berawal dimana pelaku yang melihat sepeda motor milik korban dalam kondisi sepi terparkir di halaman rumah dan dengan memakai alat kunci Liter T kemudian sepeda motor metic Beat Honda warna hitam milik korban seorang mahasiswi, Lily Sardiani Daulay (20) langsung dibawa khabur.

Korban yang hendak akan melaksanakan Shalat Isya dalam rumahnya merasa curiga mendengar sepeda motor kesayanganya hidup seperti ada yang membawa, sejurus korban langsung keluar rumah dan terkejut melihat jika sepeda motor Beat miliknya dibawa oleh pelaku.

Tak terima dibawa khabur, korban kemudian berteriak keras hingga mengundang perhatian warga tetangganya. Mendengar adanya suara teriak korban, seluruh warga tetangganya berhamburan keluar rumah dan berusaha mengejar pelaku. Alhasil berhasil, pria pengangguran (Pelaku) akhirnya berhasil ditangkap oleh masyarakat bersama barang bukti sepeda motor hasil curiannya yang tak lain milik korban hingga pelaku nyaris tewas akibat dihajar secara beramai-ramai oleh massa yang hampir tersulut emosi.

Sementara satu orang rekan pelaku berhasil khabur tancap gas dengan mengendarai sepeda motor.

Terpisah, Kanit Reskrim Polsek Percut Sei Tuan Iptu MK Daulay saat dikonfirmasi Wartawan yang ada membenarkan diamankannya satu orang pelaku bertato yang berprofesi sebagai kuli bangunan ketangkap warga karena mencuri sepeda motor metic Beat warna hitam milik korban warga Jalan Besar Tembung Gang Balai Umum Dusun 4 Tembung.

“Benar jika ada satu orang tersangka yang memiliki tato di bagian dadanya yang bekerja sebagai kuli bangunan telah kita amankan bersama barang bukti sepeda motor Beat hitam milik korban beserta 1 unit kunci Liter T yang dipakai pelaku dalam menjalankan aksinya. Dan kasusnya lagi diproses,” beber Iptu Daulay kepada Wartawan.

(ADE)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *