Inilah Kinerja Cerdas Ketua Tim TP4D Kejari Banyuwangi

ANALISAPUBLIK.COM | Banyuwangi – Mungkin banyak orang yang tidak tau dengan pria asli Banyuwangi yang satu ini, dengan keramahan dan kecerdasannya, sosok pria ini mampu menciptakan perubahan yang signifikan terhadap pembangunan di Kabupaten Banyuwangi. Tekatnya untuk memperbaiki tanah kelahirannya menjadi lebih baik lagi dibuktikan saat dia diberi amanah tugas di bumi blambangan.

Pria tersebut adalah Bagus Nur Jakfar Adi Saputro. Sosok Jaksa muda millenial yang satu ini menjabat sebagai Kepala Seksi Intelijen Kejaksaan Negeri (Kejari) Banyuwangi.

Dirinya bertugas di Bumi Blambangan sejak awal tahun 2019. Baru bertugas seumur jagung, ia telah mampu membuat gebrakan positif dalam segi pembangunan.

Salah satu bukti kinerja kongkritnya yaitu sebagai Ketua TP4D Kejari Banyuwangi ia berhasil membawa banyak perubahan baru dalam mengawal, mengamankan, dan mendukung keberhasilan pembangunan sehingga penyimpangan yang berpotensi menghambat, menggagalkan, dan menimbulkan kerugian bagi keuangan negara dapat dicegah, TP4D membuat pembangunan tepat waktu, tepat mutu, dan tepat sasaran.

Dengan cara cerdas dan berani Tim TP4D Kejari Banyuwangi berkolaborasi dengan stakeholder dalam optimalisasi pembangunan di banyuwangi

Gebrakan-gebrakan baru banyak diterapkan mulai dari Penggunaan Sistem IT, Perubahan tata pelaporan Konsultan Pengawas pekerjaan, analisa target dan capaian sampai kolaborasi dengan media dan LSM menjadi suatu bentuk era baru dalam dunia pembangunan di Banyuwangi
Menurutnya, konsistensi bekerja dalam senyap membuat TP4D tidak terekam dalam gegap gempita publikasi bahwa fokus pencegahan berarti siap bekerja tulus, bekerja dengan hati, karena tidak membuat tenar lembaga apalagi pribadi.

“Pencegahan itu ibarat menuntun, berjalan bersama-sama aparatur negara memasuki lorong gelap pembangunan proyek strategis agar selamat sampai tujuan. Sebaliknya berbeda penindakan cukup ongkang-ongkang menunggu di ujung lorong, begitu aparatur negara menyimpang, langsung dibekuk”, Ujar Kasi Intel yang juga menjadi Jaksa Terbaik se Indonesia pada Selasa (10/9/201).

Selain itu, Bagus (panggilan akrabnya), pihaknya selaku TP4D sudah memberikan pendapat hukum dalam pelaksanaan, pengawasan, pelaksanaan pekerjaan, dan pengadaan barang/jasa. Tidak sedikit kepala daerah dan pemimpin BUMN/BUMD memberi apresiasi atas tuntunan TP4D sehingga mereka selamat sampai diujung lorong gelap itu.

Tak cukup sampai disitu, diakhir ini, Ketua Tim TP4D juga memberikan contoh ketegasan dalam mencegah terjadinya kerugian negara melalui pemalsuan pembelian beton yang dilakukan oleh salah satu penyedia jasa, bekerjasama dengan masyarakat, LSM dan Media informasi penyimpangan yang didapat langsung ditindak lanjuti dengan penghentian pekerjaan bersama PLT Kepala Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga Cipta Karya dan Penataan Ruang serta PPK Kegiatan dimaksud, sehingga kerugian negara bisa dicegah.

Al hasil, atas kinerja yang telah dilakukan selama ini, masuknya TP4D membuka paradigma baru terhadap kajian-kajian terhadap kelayakan-kelayakan dalam metode pengadaan barang dan jasa yang didampingi di tahun 2019, metode baru diharapkan menjadi bahan pertimbangan dalam optimalisasi kinerja di tahun 2020, Pembuatan Portable Batching plan, Road Map detail Kegiatan, Subsidi material dalam percepatan, metode klarifikasi dll menjadi suatu hasil sampingan dari setiap konflik yang didampingi

Rizky sebagai salah satu LSM yang ada di bumi blambangan memberikan apresiasi positif terhadap kinerja TP4D. “Saya sangat mengapresiasi atas kinerja TP4D di Banyuwangi yang sangat bagus,” ucapnya.

(Budi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *