Klinik Rehabilitas Gratis Bagi Pecandu Narkoba

ANALISAPUBLIK.COM | Kendal – Badan Narkotika Nasional Kendal (BNNK) membuka klinik Rehabilitas untuk para pecandu Narkoba secara geratis.

Klinik yang diberi nama “Pratama Bina Waras” yang di didirikan oleh BNN Kendal ini baru berusia 1,5 Bulan.

Akan tetapi dalam jangka 1,5 Bukan, Klinit tersebut sudah melayani 3 pasien yang tercandu Narkoba untuk direhabilitas, termasuk juga sudah melayani 30 permintaan Surat Keterangan Hasil Pemeriksaan Narkotika (SKHPN) yang berasal dari beberapa intansi pemerintah dan masyarakat umum.

Adapun pelayanan secara gratis di klinik BNNK Bina Waras meliputi, 1. Fasilitas pelayanan bagi pecandu, 2. Upaya rehabilitas rawat jalan dalam bentuk konseling berkelanjutan, 3. Layanan asesmen medis, 4. Layanan konsultasi rehabilitasi narkoba, 5. Layanan pembuatan SKHPN.

BNN Kendal tidak cuma memberikan fasilitas pelayanan secara gratis.

Akan tetapi BNN Kendal juga melaksanakan kegiatan penguatan lembaga rehabilitasi kepada lembaga rehabilitasi medis milik pemerintah, lembaga rehabilitasi medis milik masyarakat dan institusi penerima wajib lapor (IPWL) yang ada di Kendal.

Adapun lembaga yang dikuatkan oleh BNNK untuk rehabilitas rawat jalan medis tersebut yakni, Pukesmas sukorjo 01, RSI Weleri, RS Darul istiqomah Kaliwungu, RSUD Dr. H.Soewondo Kendal.

Kepala BNN Kabupaten Kendal, Sharlin Tjahaja Frimer Arie, SH, M.Si., Dalam sosialisasi program P4GN, yang di laksanakan di Kantor BNN Kendal, Kamis (12/09/2019), mengatakan, data jumlah pecandu yang direhabilitas rawat jalan medis secara suka rela di Tahun 2018 ada 7 Klien, untuk di tahun 2019 sampai saat ini ada 7 Klien.

“Sedangkan jumlah assesmen terpadu yang kami tangani di Tahun 2018 ada 10 orang yang tersangkut kasus penyalahgunaan narkotika, di Tahun 2019 ada 5 orang tersangka yang terjerat kasus penyalahgunaan narkotika,” katanya.

Dikatakan, Salah satu tujuan dari pendirian klinik ini salah satunya yaitu, karna ada intruksi dari BNN pusat bahwa semua BNNK harus mempunyai Klinik.

” Supaya lebih memudahkan jangkauan masyarakat untuk lebih mudah mendapatkan pelayanan rehabilitas,” terangnya.

Sharlin menambahkan, Dengan adanya Klinik ini, diharapkan penanganan pasien rehabilitasi lebih optimal.

“Kami menghimbau bagi para pecandu yang kepingin pulih, supaya tidak takut untuk datang dan mengakses Klinik ini untuk mendapatkan layanan rehabilitasi rawat jalan,” imbuhnya.

(Zamroni)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *