Mengalah Bukan Berarti Kalah,Mungkin Yang Pantas Diberikan Pada Persik Yang Terus Lolos 8 Besar

ANALISAPUBLIK.COM | Kediri – Akhir Liga 2 2019 Wilayah Timur pada laga ke 20 pertemuan antara Persik Kediri melawan Bogor fc Sulut United tidak menggoyah posisi Persik Kediri pada puncak klasement walau harus tertinggal skor 1-2 sampai peluit berakhir babak kedua.Selasa(8/10)

Bertempat di Stadion Brawijaya Kediri dengan dihadapan ribuan suporter Persik Mania,Persik Kediri harus mengakui gaya dobrak permainan Yudi Khoerudin selaku kapten dari Sulut United dan kawan-kawan,dengan formasi 4-3-3 yang dipasang oleh pelatih kepala Ricky Nelson Gideon Ndun dapat mencuri poin yang juga mengamankan posisi pada zona degradasi.

Diungkapkan pelatih kepala Ricky Nelson kepada awak media saat jumpa pers”kami sangat bermain bagus pada pertandingan kali ini dan bisa bisa mencuri poin di kandang lawan,apalagi skuad tim persik kediri adalah club besar,yang pasti pada musim depan saya dan team akan terus memperbaiki gaya bermain ataupun strategi pertandingan”.

Lain halnya kubu Persik Kediri walau sudah di pastikan lolos dan satu-satunya tim yang sudah membawa tiket 8 besar,Pelatih Kepala Persik Kediri Budiarjo Thalib sangat kurang puas pada pertandingan penutup Liga 2 2019 Wilayah Timur antara Persik Kediri melawan Sulut United selain banyak pemain pilar yang cidera seperti triker mudanya Septian Bagaskara terlihat pada babak kedua banyak waktu yang terbuang sia-sia karena beberapa aksi yang dilakukan oleh pemain sulut united,yang mana bila terjadi tindakan cidera pada pemain didalam lapangan,timer harusnya dihentikan oleh wasit,akan tetapi yang terjadi waktu terus berjalan”.

Dengan sisa waktu sampai di akhir injury time babak kedua bila apa yang menjadi komplaint saya tadi(bud)waktu dilajankan kemungkinan anak-anak Persik minimal bisa membuat kedudukan berimbang atau berbagi poin”tegasnya.(pan/mun)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *