Berkunjung ke BSI, Wagub Sumut Bersama Rombongan Belajar Tentang Pengelolaan Pertambangan

ANALISAPUBLIK.COM | Banyuwangi – Sepertinya Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Sumut) serius dalam pengelolaan tambang emas yang ada di dua wilayahnya. Hal ini terlihat dari kunjungan yang dilakukan Wakil Gubernur (Wagub) Sumut, Musa Rajekshah, bersama rombongannya ke PT. Bumi Suksesindo (BSI) yang merupakan perusahaan pengelola tambang emas Gunung Tumpangpitu, diwilayah Kecamatan Pesanggaran, Banyuwangi, senin (21/10/2019).

Dengan membawa tiga kepala daerah diwilayahnya, yang diantarnya Soekirman selaku Bupati Serdang Bedagai, Kharuddin Syah Sitorus selaku Bupati Labuhan Batu Utara, Cory Sriwati Sebayang selaku Wakil Bupati Karo, dan Indra Salahudin selaku Sekretaris Daerah Langkat, serta 30 kepala SKPD, kunjungannya tersebut dalam rangka study banding tentang pertambangan.

Kedatangan rombongan tersebut disambut langsung oleh Adi Adriansyah Sjoekri, selaku Presiden Direktur PT. BSI.

“Kita datang kesini untuk melihat langsung pengelolaan tambang emas oleh PT BSI. Kita dengar dan kita mendapat informai bahwa masyarakat disini memiliki hubungan baik dengan tambang emas. Masyarakat teredukasi dengan baik melalui program-program yang dilakukan oleh operator tambang disini,” ungkap Musa Rajekshah.

Sehingga, masih Wagub Musa, pihaknya ingin belajar pengelolaan potensi daerah, serta program CSR tambang emas.

“Kita sempat melihat UMKM berkembang pesat disini. Sempat kita kunjungi juga beberapa produk olahan seperti dodol buah naga, manisan tomat dan masih banyak lagi. Adanya tambang di sekitar sini memiliki manfaat bagi kesejahteraan masyarakat,” lanjutnya.

Masih menurut Wagub Musa, di Sumatera Utara, memiliki 2 tambang emas, tepatnya di Batang Toru, Kabupaten Tapanuli Selatan dan Sungai Batang Natal, Mandailing Natal.

Di dua tambang emas ini pemerintah Provinsi Sumut ingin meningkatkan kontribusi untuk pendapatan asli daerah (PAD).

“Selain belajar pengelolaan tambang kita ingin melihat bagaimana Pemkab (Pemerintah Kabupaten) Banyuwangi yang memiliki golden share meningkatkan PAD. Kebetulan saya menjabat baru satu tahun lebih, jadi Kita ingin belajar serius dalam pengelolaan tambang emas ini,” imbuhnya.

Sementara, Presiden Direktur PT Bsi, Adi Adriansyah Sjoekri menyambut baik kedatangan rombongan dari Provinsi Sumatera Utara.

Menurutnya, berbagai program telah dilakukan operator tambang emas satu-satunya di pulau Jawa ini dilakukan untuk kesejahteraan masyarakat sekitar.

“Merangkul masyarakat untuk terlibat langsung dalam pembangunan daerah itu adalah misi kami. Bersama Pemkab Banyuwangi dan juga masyarakat kita terus berupaya mewujudkan perusahaan yang bersih dan menjaga lingkungan,” tuturnya.

Diketahui, sesampai di lokasi pertambangan Tumpangpitu, rombongan berdialog dengan pihak PT.BSI, kemudian rombongan melakukan penanaman pohon dan dilanjutkan dengan mining tour, melihat langsung lokasi penambangan dan pembuatan bulion hasil dari mineral tambang.

Usai berkeliling, rombongan bersama pihak PT. BSI makan malam bersama sekaligus ramah tamah di pantai Mustika yang berada di Desa Pancer.

(Bud)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *