Sekolah Kebangsaan di Taman Sejarah

ANALISAPUBLIK.COM | Surabaya – Pagi tadi, Sekolah Kebangsaan yang berlangsung di Taman Sejarah depan JMP. juga turut hadir Walikota Surabaya memberikan nasehat untuk para pelajar Surabaya. (24/10/19)

Bu Risma menyampaikan “Buat apa kakek nenek kalian berjuang susah – susah kalau kalian tidak melanjutkan perjuangan itu dan tetap bermalas – malasan?,” kata Bu Risma.

Bu Risma juga memberikan semangat agar mau terus dan semangat belajar. Ini dikarenakan di luar sana masih ada banyak anak yang tidak bisa bersekolah, berseragam atau bersepatu.

“Dulu, kekuatan kakek pejuang kalian melawan penjajah itu cuma semangat dan kekompakan. Semua bersatu, ada jawa, madura, maluku. Kalau kalian sesama bangsa bertengkar sendiri, kita bisa dijajah kembali” kata Bu Risma

Bentuk penjajahan sekarang itu, kata Bu Risma, yaitu kemiskinan dan kebodohan. Untuk itu, Bu Risma meminta pelajar Surabaya untuk terus semangat belajar.

“Karena musuh kalian nanti berasal dari seluruh dunia,” kata Bu Risma.

Selain itu, Bu Risma meminta para pelajar untuk tidak saling membully temannya. Dengan melakukan bullying, menandakan kesombongan.

Acara yang diselenggarakan ini juga dihadiri para veteran perjuangan tempo dulu. Juga ada teatrikal perjuangan arek Suroboyo dalam menghadapi sekutu dan menghabisi Jenderal AWS Mallaby dihadirkan oleh para pelajar.

(Ard/Nov)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *