King Star Diduga Buka Diatas Jam 23.00, Disbudpar Akan Turunkan Tim

ANALISAPUBLIK.COM | Banyuwangi – Adanya dugaan tempat hiburan King Star yang beroperasi melebihin jam 23.00 wib, direspon Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Banyuwangi, MY Bramuda. Menurutnya dengan adanya informasi yang masuk, maka pihaknya akan menurunkan tim kelapangan.

“Iya tim kami akan turun,” ucapnya, kamis (14/11/2019).

Bahkan, ia pun meminta bukti seperti foto aktifitas diatas jam 23.00 wib. “Jika bisa tolong, sertakan foto dia melakukan kegiatan melebihi jam 11,” ujarnya.

Bram (panggilan akrabnya) pun menjelaskan jika Satpol PP selaku penegak Peraturan Daerah (Perda) akan menjalankan tugasnya setelah adan pencabutan Tanda Daftar Usaha Pariwisata (TDUP).

“Pol PP akan bergerak setelah ada pencabutan TDUP, dengan 3x teguran,” pungkasnya.

Kepala Bidang Penegak Perda Satpol PP Banyuwangi Adian Darmauli Sinaga, membenarkan apa yang disampaikan Bram.
Pihaknya akan bergerak setelah pihak Disbudpar Banyuwangi sudah tidak mampu melakukan pembinaan.

“Pembinaan dulu dari pihak Disbudpar, jika tidak bisa dibina maka ijinnya dicabut, dan kami siap diajak bersama-sama untuk melakukan penutupan/penyegelan,” jelasnya.

Sementara, managemen tempat hiburan King Star saat dikonfirmasi melalui Titin selaku manager, terkait adanya dugaan melakukan kegiatan diatas jam 23.00 wib, pihaknya enggan berkomentar.

Sekedarnya diketahui, sebelumnya, di tempat hiburan King Star yang berlokasi di Desa Jajag Kecamatan Gambiran Kabupaten Banyuwangi, terjadi insiden perkelahian pada sabtu malam sekira pukul 24.00 wib.

salah satu pelaku perkelahian yang disinyalir sebagai korban, GL (25), warga Kecamatan Purwoharjo dilarikan ke RS Al-Romah Jajag lantaran mengalami luka sobek pada tangannya.

Adanya insiden perkelahian yang terjadi diatas jam 23.00 wib tersebut, selanjutnya tim media melakukan investigasi dilapangan dan ditemukan fakta dilapangan jika tempat hiburan King Star diduga tidak mentaati Perda yang ada.

“Setahu saya, sehari-hari buka hingga jam 1 (satu) malam,” kata narasumber berinisial ND.

(Bud)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *