Wow, Kerja 11 Tahun Kemudian Di PHK, PT. WOM Finance Hanya Akan Berikan Pesangon 4 Kali Gaji

  • Whatsapp

BANYUWANGI – ANALISAPUBLIK.COM – Sidang mediasi (bitpartit) terkait sengketa jumlah nilai pesangon yang diberikan terhadap karyawan yang di PHK (Pemutusan Hubungan Kerja) antara Jimy Wahyudi, selaku karyawan yang di PHK dengan perusahaan tempat kerjanya saat itu yaitu PT. Wahana Ottomitra Multiarta (WOM) Finance Cabang Genteng Banyuwangi kembali digelar, rabu (4/7/2018).

Sidang mediasi yang digelar oleh Dinas Tenagakerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Banyuwangi yang beralamat di Jl. KH. Agus Salim no.9 Banyuwangi, dimana Jimy Wahyudi yang sudah bekerja selama 11 tahun hanya akan diberi uang pesangon 4 kali gaji, saat ini memasuki tahap yang kedua.

Muat Lebih

Disnakertrans Banyuwangi melalui pegawainya, Junaidi, yang dalam persoalan ini sebagai petugas mediator kepada analisapublik.com mengatakan bila saat ini digelar sidang mediasi yang kedua, dan kedua belah pihak masih bersikukuh pada pendirian masing-masing sehingga akan ada sidang mediasi ketiga yang akan digelar pada hari kamis pada tanggal 22 juli 2018.

Jimy Wahyudi, karyawan yang di PHK
Caption : Jimy Wahyudi, karyawan yang di PHK

“Sidang kedua kali ini masih belum ada titik temu, karena pihak perusahaan masih berpegang teguh pada ketentuan awal yaitu akan memberi pesangon empat (4) kali gaji, dan pihak karyawan yang di PHK (Jimy) tetap mengacu pada aturan yang ada yaitu meminta pesangon 13 kali gaji sesuai dengan masa kerja selama 11 tahun. Dan akan dilakukan sidang mediasi selanjutnya”, katanya, rabu (4/7/2018).

Junaidi juga menjelaskan bila pihak dinas sebagai mediator mengacu pada aturan yang ada. Dan semoga dalam sidang selanjutnya ada titik temu dari kedua belah pihak agar permasalahan yang ada bisa slesai di Disnakertrans Banyuwangi.

“Semoga ada titik temu yang disetujui dan tidak merugikan keduabelah pihak, sehingga didapat kesepakatan nilai nominal Y (nilai kesepakan bersama), agar persoalan ini tidak berlanjut ke Pengadilan Industrial yang ada Di Surabaya”, imbuhnya.

Selanjutnya Jimy Wahyudi kepada media mengatakan bila tanpa mendapat Surat Peringatan (SP) langsung di PHK, sehingga saat ini dirinya sedang berjuang meminta haknya sesuai dengan peraturan Undang-Undang nomor 13 tahun 2003 tentang ketenagakerjaan.

“Kan saya langsung di PHK tanpa ada SP 1, SP 2, dan SP 3, jadi saya sebagai warga negara Indonesia mengikuti aturan yang sudah dibuat dinegara ini, dimana karyawan yang di PHK dengan masa kerja saya 11 tahun, sesuai aturan yang ada seharusnya saya mendapat uang pesangon senilai 9 kali gaji dan uang pengharagaan masa kerja senilai 4 kali gaji”, terangnya.

Kemudian, pihak PT.WOM Finance melalui Zacharia Susantadirejda selaku Corporate Scretary kepada analisapublik.com mengungkapkan bila Jimy Wahyudi memang karyawan PT. WOM Finance dengan jabatan terakhir sebagai Kepala Cabang Wom Finance Cabang Genteng, Banyuwangi dengan efektif per tanggal 1 juni 2018.

“PT. WOM Finance telah melakukan PHK terhadap Jimy Wahyudi karena diduga telah melakukan pelanggaran terhadap peraturan perusahaan”, ungkapnya melalui surat tanggapan yang dikirim ke media ini.

Lebih lanjut, menurutnya, PT. WOM Finance sebagai perusahaan pembiayaan yang salah satu misinya adalah mengoptimalkan kinerja perusahaan, berupaya untuk terus memberikan pelayanan yang optimal untuk seluruh karyawan dan mitra kerjanya.

“Dengan adanya PHK, pihak WOM melakukan mediasi dengan Jimy Wahyudi perihal penentuan uang pisah karyawan tetepi belum mencapai kesepakatan, akhirnya Jimy melaporkan hal ini ke Dinas terkait, dan masih berjalan proses tripartit untuk mencapai kesepakatan antara kedua belah pihak di kantor Disnaker Banyuwangi,” tambahnya.

Diketahui, awalnya Jimy Wahyudi dianggap telah diduga melanggar aturan perusahaan, sehingga di secorsing selama 20 hari terhitung sejak tanggal 11 Mei 2018 sampai tanggal 30 Mei 2018. Kemudian pada tanggal 31 mei 2018, tanpa ada tahapan SP, Jimy langsung mendapat surat PHK dari perusahaan yang berlaku mulai tanggal 1 Juni 2018. Karena dalam mediasi yang dilakukan dikantor PT. WOM Finance dirinya hanya akan diberi pesangon 4 kali gaji, maka Jimy melaporkan permasalahan yang dialaminya ke pihak Dinas Ketenagakerja dan Transmigrasi Kabupaten Banyuwangi. (Bud)


Loading...

Pos terkait

Loading...