Tes Kenaikan Calon Warga, Siswa PSHT Harus Hadapi para Pendeka PSHT

  • Whatsapp

LAMONGAN | ANALISAPUBLIK.COM – Sebanyak 45 siswa perguruan pencak silat Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT)Ranting Kembangbahu Rayon Kembnngbahu, lopang, kedungasri, sidomukti, njati Mengikuti Tes Pra Warga, Minggu (26/08). Para siswa tersebut, diharuskan mengikuti serangkaian ujian di hadapan pendekar PSHT

Muat Lebih

Sejak pukul 06.00 WIB, sebanyak 45 siswa yang berasal dari 5 rayon dan ‎12 ranting Kembangbahu, tampak telah berkumpul di lapangan kembangbahu.

Para siswa tersebut diharuskan menunjukkan berbagai macam gerakan beladiri yang telah mereka pelajari sebelumnya. Sedangkan yang dinilai, adalah kecepatan, power atau fisik dan daya ingat.‎

“PSHT merupakan perguruan silat yang menjunjung tinggi nilai budi luhur dan kuat dalam persaudaraan kemanusiaan‎. Dalam salah satu semboyannya yakni “Dadi wong SH Terate iku, paribasane Tego larane ora tego patine (jadi orang SH Terate itu, harus membantu saudara SHTerate yang lainnya),” papar Samsul kepada Analisapublik.com saat dihubungi melalui telepon, Minggu (26/08) pagi.

Setelah menyandang gelar Warga, Mas Ainur Rofi,i sebagai Ketua ranting Kembangbahu berharap para siswa tersebut nantinya bisa menjuarai kompetisi-kompetisi olahraga beladiri yang dipertandingkan oleh berbagai unsur, serta mampu mengabdikan diri bagi bangsa dan negara.

“Yang pasti sebagai warga (anggota) PSHT, wajib hukumnya bisa berbudi luhur dan pastinya bisa menjaga kesatuan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI),” tandasnya.

Untuk diketahui, Perguruan Pencak Silat PSHT yang didirikan di Madiun pada tahun 1922 itu, hingga saat ini telah memiliki pendekar-pendekar di berbagai negara. Dan dalam perkembangannya, sudah ada jutaan anggota PSHT yang menyebar di seluruh penjuru dunia.

Di cabang Lamongan yang diketuai oleh Harto, ada sekitar puluhan warga dan puluhan ribu anggota berstatus siswa, yang masih giat mengikuti latihan rutin. (Nur)


Loading...

Pos terkait

Loading...