Diduga Pelaku Curat, Seorang Resedivis Diringkus Satreskrim Polres Banyuwangi

  • Whatsapp

BANYUWANGI | ANALISAPUBLIK.COM – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Banyuwangi berhasil mengungkap dan meringkus seorang pria yang diduga pelaku pencurian dengan pemberatan (Curat).

Bacaan Lainnya

Dia adalah Herman (36) warga Desa Kembiritan, Kecamatan Genteng Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur. Dirinya ditangkap lantaran telah melakukan pencurian di rumah seorang PNS (Pegawai Negeri Sipil) bernama Titik Indrawati (50) yang berdomisili di Desa Kaliploso, Kecamatan Cluring.

Kepada media, Kapolres Banyuwangi, AKBP Dony Adityawarman S.I.k., M.Si., melalui Kasat Reskrim Polres Banyuwangi, AKP Panji Pratistha Wijaya, SH, S.I.K., menjelaskan, bila pada Senin (18/6/2018) sekira pukul 04.30 waktu setempat, saat sedang tidur dikamarnya terkejut dan terbangun karena tas yang berisikan uang, perhiasaan, dan HP yang ditaruh disebelah bantal ditarik oleh seseorang dari jendela.

Korban sempat berteriak meminta tolong namun tas tersebut tetap dibawa lari oleh pelaku. Atas kejadian yang menimpanya, korban pun melaporkan ke Polsek Cluring guna penyidikan lebih lanjut.

“Atas kejadian tersebut, korban mengalami kerugian sebesar Rp. 50 juta,” terang Panji.

Dari pengakuan korban, pelaku membawa 1 tas warna coklat berisi identitas kartu PNS, beberapa kartu ATM, SIM A dan C, kartu BPJS milik korban, dompet berisikan uang tunai 2 juta, perhiasaan 124 gram, serta 3 HP Merk Samsung warna hitam, HP Nokia warna merah, HP android samsung j7 warna hitam.

Kemudian, adanya laporan itu, tim Resmob Polres Banyuwangi melakukan penyelidikan dan berhasil melakukan penangkapan terhadap pelaku di rumahnya di Desa Kembiritan, Kecamatan Genteng, Banyuwangi.

Dari penangkapan tersebut, petugas melakukan penggeledahan dan menemukan barang bukti HP milik korban dan sepeda motor yamaha Vixion yang ia beli menggunakan uang hasil dari penjualan emas.

“Dari hasil pemeriksaan Polisi, pelaku mencari sasaran rumah yang jendelanya yang tidak dilengkapi dengan tralis,” pungkasnya.

Diketahui, pelaku juga ternyata seorang resedivis yang sudah dua kali keluar masuk penjara. (Bud)


Loading...

Pos terkait

Loading...