Nikmatnya Kopi Ya Hanya Kopi Asli Kamojang

  • Whatsapp

ANALISAPUBLIK.COM | Bandung – Pekan ini jalan – jalan ke wilayah Gunung Kamojang, yang menjadi sorotan publik soal cagar alam yang rusak akibat ulah oknum sekelompok manusia. Dan menjadi viral di media sosial maupun media online di Jawa Barat. Bahkan persoalan cagar alam sudah didengus oleh Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil.

Beberapa insan pers dan pegiat pencinta alam pun menyelusuri kebenaran tersebut, alhasil jalan tembus ke danau Ciharus yang dulu setapak, tapi sekarang lebar dan rusak parah. Untuk menembus danau Ciharus jika melawati Gunung Kamojang, pejalan kaki menyelusuri jalan setapak menghabiskan waktu paling tidak 4 jam. Banyak juga para penggiat pecinta cagar alam, jalan tembus bukannya ke danau Ciharus malah ketemu nya wilayah Ciparai.

Kabiro Bandung Analisapublik.com Minggu (3/2/2019) nggak dulu deh menyelusuri persoalan cagar alam. Sebelum ke danau Ciharus harus tau dulu peta atau petunjuk. Mending mampir di Kedai Kopi Kamojang menikmati bagaimana rasa dan kelezatanya. Dari jauh tercium bau aroma kopi menusuk hidung, jadi penasaran mampir dulu ah….

Kabiro duduk disebelah orang berpakaian seperti dinas perhutani. Tak lama Kabiro memesan secangkir kopi Kamojang. Salah satu pelayan menghampiri dan menawarkan “Mau pesan kopi apa pak.?”tanya si pelayan

Kemudian Kabiro minta dibuatkan secangkir kopi Kamojang. Selama di Bandung belum pernah meraskan kopi Kamojang, kopi yang biasa ditemui di kedai – kedai kopi baik di Bandung maupun Garut hanya kopi Arabica, Kopi Espresso, Americano, Cappuccino apa lagi tuh kopi Vietnam.

Ah lama juga nih udah ga tahan, mana sudah turun hujan sa’at ini dan suhu menembus 20 drajat celcius padahal baru pukul 14.15 Wib. Tidak lama kemudia secangkir kopi khas Kamojang pun dihidangkan. “Wau….aromanya mantap sekali” – “silahkan pak dinikmati kopinya” ucap pelayan.

“Dicicipin dulu lah…wau benar – benar mantap rasanya, tapi ada rasa asam dan gurih berbeda sekali rasanya dengan kopi lain”

Pemilik kedai kopi Ajeng Sarah (21) meracik kopi Kamojang gampang – gampang susah, karena pada sa’at menggoreng kopi harus hati – hati jangan sampai terlalu gosong. Manfaat kulitnya buat teh kopi, teh yang berasal dari kulit kopi.

“Kami sekeluarga baru buka kedai kopi kurang lebih 12 bulan, alhamdulillah bagi penikmat kopi dari Garut dan Bandung jika melintas dipastikan mampir di kedai kami” kata Ajeng.

Kedai Kopi Keluarga yang berada Jl. Raya Paseh Kamojang – Garut Jawa Barat buka pada pukul 09.00 tutup pukul 23.00 Wib. Setiap hari ramai dikunjungi penikmat kopi, kedai Kopi Keluarga menyediakan juga makanan ringan seperti roti bakar rasa keju, rasa coklat dan rasa pisang, selain itu Basreng (baso digoreng) plus kuah dan makanan ringan sebagi pelengkap minum kopi.

Hangat terasa setelah minum kopi Kamojang, kabiro tidak memperdulikan obrolan orang yang memakai seragam perhutani. Tapi menjadikan penasaran sejauh mana kebenaran Cagar Alam danau Ciharus – Kamojang yang diperoleh menguping obrolan-nya. Kabiro lalu melanjutkan perjalanan menuju observasi burung Elang Kamojang – Garut. (Muhammad Yadi)


Loading...

Pos terkait

Loading...