Serapan Anggaran DAK 2019 Minim

  • Whatsapp

ANALISAPUBLIK.COM | Biak Numfor – Pemerintah Kabupaten Biak Numfor, minta setiap kepala OPD (Organisasi Perangkat Daerah) berupaya meningkatkan serapan anggaran Dana Alokasi Khusus (DAK) yang hingga September 2019 masih minim yakni Rp. 11,7 miliar atau 23 persen.

“Pencairan tahap pertama oleh Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Biak terhadap anggaran DAK 2019 ke kas daerah sebesar Rp. 49,4 miliar, namun yang baru terserap Rp. 11,7 miliar,” kata Kepala Badan Pengelola Keuangan Aset Daerah (BPKAD) Biak Lot Louis Yensenem di Biak, Selasa (10/9/2019)

Bacaan Lainnya

Ia mengakui, minimnya serapan DAK di setiap OPD karena belum semua kepala dinas, badan dan kasub keuangan serta bendahara pengeluaran mengajukan permintaan anggaran atas kontrak kerja proyek fisik yang telah dikerjakan.

Jika serapan DAK tidak maksimal hingga batas waktu 3 bulan terakhir di tahun 2019 maka dana yang tidak tersalurkan di setiap OPD akan kembali ke kas negara alias hangus.

Untuk mengantisipasi DAK tidak terserap dengan maksimal, ia telah mengimbau dan memberitahukan kepala OPD dan badan untuk pengajuan pekerjaan fisik DAK 2019.

“Saya berharap kepala opd dan badan harus pro aktif mengajukan permintaan pencairan anggaran DAK, ya kami tidak bisa mencairkan dananya jika tak ada permintaan sebagai dasar hukum pencairannya,” ujarnya.

Yensenem optimis hingga batas akhir tahun anggaran 2019 realisasi serapan DAK 2019 di Kabupaten Biak Numfor bisa mencapai 100 persen.

(JER)


Loading...

Pos terkait

Loading...