Tim TP4D Kejari Banyuwangi Berkolaborasi Dengan Stakeholder Dalam Optimalisasi Pembangunan

  • Whatsapp

ANALISAPUBLIK.COM | Banyuwangi – Kehadiran TP4D Kejaksaan Negeri Banyuwangi yang diketuai oleh jaksa muda millenial bagus Nur Jakfar Adi Saputro (Kepala Seksi Intelijen) d itahun 2019 ini banyak membawa perubahan baru dalam mengawal, mengamankan, dan mendukung keberhasilan pembangunan sehingga penyimpangan yang berpotensi menghambat, menggagalkan, dan menimbulkan kerugian bagi keuangan negara dapat dicegah, TP4D membuat pembangunan tepat waktu, tepat mutu, dan tepat sasaran.

Gebrakan-gebrakan baru banyak diterapkan mulai dari penggunaan sistem IT, perubahan tata pelaporan konsultan pengawas pekerjaan, analisa target dan capaian sampai kolaborasi dengan media dan LSM menjadi suatu bentuk era baru dalam dunia pembangunan di Banyuwangi.

Bacaan Lainnya

“Konsistensi bekerja dalam senyap membuat TP4D tidak terekam dalam gegap gempita publikasi bahwa fokus pencegahan berarti siap bekerja tulus, bekerja dengan hati, karena tidak membuat tenar lembaga apalagi pribadi. Pencegahan itu ibarat menuntun, berjalan bersama-sama aparatur negara memasuki lorong gelap pembangunan proyek strategis agar selamat sampai tujuan. Sebaliknya berbeda penindakan cukup ongkang-ongkang menunggu di ujung lorong, begitu aparatur negara menyimpang, langsung dibekuk,” ujar Kasi Intel yang juga menjadi Jaksa Terbaik se Indonesia.

TP4D sudah memberikan pendapat hukum dalam pelaksanaan, pengawasan, pelaksanaan pekerjaan, dan pengadaan barang/jasa. Tidak sedikit kepala daerah dan pemimpin BUMN/BUMD memberi apresiasi atas tuntunan TP4D sehingga mereka selamat sampai di ujung lorong gelap itu.

“Contoh paling akhir adalah ketegasan Ketua Tim TP4D dalam mencegah terjadinya kerugian negara melalui pemalsuan pembelian beton yang dilakukan oleh salah satu penyedia jasa, bekerjasama dengan masyarakat, LSM dan media informasi penyimpangan yang didapat langsung ditindaklanjuti dengan penghentian pekerjaan bersama Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan PPK Kegiatan dimaksud, sehingga kerugian negara bisa dicegah,” ujarnya.

Rizky sebagai salah satu LSM yang ada di Banyuwangi memberikan apresiasi positif terhadap kinerja TP4D Kejari Banyuwangi. “Masuknya TP4D membuka paradigma baru terhadap kajian-kajian terhadap kelayakan-kelayakan dalam metode pengadaan barang dan jasa yang didampingi di tahun 2019, metode baru diharapkan menjadi bahan pertimbangan dalam optimalisasi kinerja di tahun 2020, Pembuatan Portable Batching plan, Road Map detail Kegiatan, Subsidi material dalam percepatan, metode klarifikasi dll menjadi suatu hasil sampingan dari setiap konflik yang didampingi,” jelas Rizky sembari menambahkan. Saya sangat mengapresiasi atas kinerja TP4D yang sangat bagus.

(Budi)


Loading...

Pos terkait

Loading...