Kementrian Kominfo Gelar Dialog Bantuan Sosial BPNT dan PKH

  • Whatsapp

ANALISAPUBLIK.COM | Blora – Upaya mencegah stunting di wilayah kabupaten Blora, Kementrian Komunikasi dan Informatika menggelar Forum Dialog Bantuan Sosial Bantuan Pangan Non Tunai dan Program Keluarga Harapan (BPNT/PKH) di pendopo rumah dinas Bupati Blora.

Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Direktur Informasi dan Komunikasi Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Kementrian Kominfo, Drs. Wiryanto, MA, Ph.D., Bupati Blora, Kepala Dinkominfo Blora, Kepala Dinas Kesehatan, Perwakilan dari Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak kabupaten Blora, Ibu-ibu PKK dan Peserta Dialog dari Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang ada di kabupaten Blora, Jumat (13/09/2019).

Bacaan Lainnya

Wiryanto menilai Bupati Blora H. Djoko Nugroho dan istrinya Dra. Hj. Umi Kulsum sebagai motivator hebat dan luar biasa dalam upaya pencegahan stunting di kabupaten Blora. Hal itu dibuktikan dengan berbagai program inovasi dan pemetaan bersama yang dilakukan, sehingga angka penurunan stunting di Blora teratasi.

“Kami bangga kepada Bupati Blora dan Ibu yang menjadi motivator luar biasa, hebat dan merakyat dalam hal cegah stunting di Blora,” ucapnya.

Dirinya menambahkan salah satu kunci persoalan stunting adalah dengan ikut program Keluarga Berencana.

“Tentu saja melalui kesadaran dan mengajak untuk ikut KB. Selain itu dilakukan oleh pemerintah melalui bantuan sosial BPNT, PKH dan KIS,” imbuhnya.

Bupati Blora dalam sambutannya mengajak para peserta forum dialog yang terdiri atas perwakilan Keluarga Penerima Manfaat (PKM) agar menyimak paparan yang disampaikan oleh narasumber.

“Yang disampaikan oleh para narasumber nanti harap disimak, agar putranya sehat semua,” kata Bupati.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Blora melaporkan bahwa posisi stunting di kabupaten Blora masih cukup tinggi, sekitar 11,9 persen.

“Alhamdulillah, berkat bantuan dari pemerintah pusat, dari kegiatan program kita, stunting dapat ditekan. Dan program penanganan stunting di Jawa Tengah, Blora nomor satu,” jelasnya.

Pihaknya juga berpesan kepada para KPM agar tidak menyalahgunakan bantuan dari pemerintah.

“Bantuan dari pemerintah itu untuk anak agar pintar, jangan dijual untuk kebutuhan orang tua. Jika disalahgunakan, akan saya stop bantuannya,” tegasnya.

Sementara itu, pada sesi dialog menghadirkan narasumber Ahli Gizi, Dicky Nurwahyu Febrianto UPTD Puskesmas Kutukan, Randublatung dan Eny Kunarti dari Dinkes Blora. Sedangkan dari kementrian sosial, Setiawan Kosasih, korwil PKH Jawa Tengah 3 dengan materi Penurunan Prevalensi Stunting Melalui Bantuan Sosial (PKH dan BPNT).

(Arifin)


Loading...

Pos terkait

Loading...