Operasi Gabungan Dishub dan Satlantas Polres Blora, Gelar Sidang di Tempat

  • Whatsapp

ANALISAPUBLIK.COM | Blora – Dalam rangka operasi zebra candi 2019, Satlantas Polres Blora bersama Dinas Perhubungan (Dishub) Blora menggelar operasi gabungan di simpang empat Tugu Pancasila Kabupaten Blora.

Bacaan Lainnya

Tampak petugas kepolisian dan Dishub memeriksa kendaraan, baik roda dua maupun roda empat. Selain itu, tampak pula mobil Samsat keliling disiagakan dari UPPD Blora, Jumat (01/11/2019).

Kasatlantas Polres Blora melalui KBO Iptu Markus mengungkapkan, kegiatan ini adalah salah satu giat operasi zebra candi 2019, untuk melakukan penertiban guna menekan pelanggaran.

“Operasi gabungan ini sengaja kita gelar untuk melakukan penertiban, baik kendaraan roda dua maupun roda empat,” ujar Markus.

Selain pemeriksaan kelengkapan dan surat kendaraan, petugas gabungan juga memeriksa Trayek, buku uji dan kartu pengawasan barang.

Kasi Angkutan Dishub Blora, Ngadiyanto, S. Sos., mengatakan operasi gabungan ini adalah untuk melakukan penertiban dan pengawasan angkutan orang dan barang, terutama kendaraan yang membawa penumpang tidak disertai kelengkapan administrasinya.

“Dalam operasi gabungan ini, Dishub fokus pada penertiban dan pengawasan kendaraan angkutan orang maupun barang,” ucap Ngadiyanto.

Sementara itu, kehadiran Samsat keliling adalah untuk memberikan pelayanan kepada warga yang akan membayar pajak kendaraannya.

“Kami hadir disini untuk mempermudah dalam pelayanan, terutama perpanjangan pajak kendaraan bermotor,” ucap Ruswandi, kasubbag TU UPPD Blora.

Sedangkan di sisi lain, dilaksanakan pula sidang di tempat bersama Pengadilan Negeri (PN) Blora dan Kejaksaan Negeri (Kejari) Blora. Bertindak sebagai hakim tunggal, wakil ketua PN Blora Morrinda Krisna, SH, MH.

Kabag Ops Kompol Zuwono, SE, M. Si., selaku Karendal Ops Zebra Candi 2019 mengungkapkan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk menertibkan masyarakat yang melanggar serta untuk mempermudah dan mempersingkat waktu masyarakat dalam penyelesaian proses tilang.

“Sesuai dengan tujuan utama operasi zebra adalah untuk menekan pelanggaran dan meminimalisir kecelakaan. Untuk itulah, hari ini kami gelar operasi gabungan dan sidang di tempat. Untuk pelanggar yang ditilang, bisa langsung mengikuti sidang dan membayar denda, untuk selanjutnya bisa langsung mengambil barang bukti yang disita,” kata Kompol Zuwono.

Dalam operasi gabungan tersebut, sebanyak 121 pelanggaran ditindak. Barang bukti yang disita berupa 10 sepeda motor, 15 SIM dan 96 STNK.

(Arifin/Nir)


Loading...

Pos terkait

Loading...