Jelang Akhir Tahun 2019, Dinas PUPR Kab. Kediri Kebut Pembangunan Infrastruktur Jalan

  • Whatsapp

ANALISAPUBLIK.COM | Kediri – Menjelang akhir tahun 2019 serta menghadapi musim penghujan, pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kediri tengah mengebut pekerjaan sejumlah proyek infrastruktur. Salah satunya berupa peningkatan jalan kabupaten dan serta peningkatan jalan desa, pasalnya ada puluhan titik ditahun ini mendapat peremajaan.

Plt Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) melalui Kasi Jalan, Hari Siswanto ST, mengungkapkan, selain jalan dijalur kabupaten ada sejumlah jalan desa yang kini tengah digarap. Hampir semua pekerjaan sudah mendekati selesai 100%’

Bacaan Lainnya

“Kami berharap pada bulan Desember semua pekerjaan itu rampung 100%. Di antaranya juga proyek rigid pavement,” terangnya kepada memo X. Senin(25/11).

Lanjut Hari Siswanto, proyek yang kini dikerjakan ada dibeberapa titik. Yakni, di ruas Desa Tawang, Kecamatan Wates, ruas jalur utama Pare-Plosoklaten, dan yang terbaru pengerjaan rigid pavement di jalur utama perbatasan Kabupaten Kediri dan Jombang. Tepatnya di wilayah utara Kecamatan Kunjang.

“Saat tim melakukan cek lapangan ada beberapa ruas jalan yang proses penggarapannya serta kwalitas bahannya kurang bagus, langsung kami suruh bongkar, ” paparnya.

Rehabilitasi yang dilakukan pada 2019 ini, tambah Hari, diutamakan di jalan kabupaten, dan untuk jalan pedesaan cuma ada beberapa titik. Hal ini dikarenakan pihak desa harus terlebih dahulu melakukan prosedur yang berlaku jika ingin jalan di wilayahnya dilakukan perbaikan, yaitu melalui usulan.

“Untuk perbaikan jalan pedesaan harus melalui mekanisme yang ada, yaitu melalui usulan dari desa atau kecamatan,” pungkasnya.

Sekedar diketahui, saat ini proyek peningkatan jalan yang sedang mendekati rampung 100%, yang meliputi peningkatan jalan Rigin Davement Ruas Bogo – Kunjang- Barolor, Peningkatan Jalan Rigid Pavement, Plosoklaten-Gedangsewu. Peningkatan jalan desa serta peningkatan jalan kabupaten Kediri sepanjang 137.392 (m) dengan nilai kontrak yang dilakukan oleh pihak ketiga (kontraktor) dengan PUPR sebesar Rp. 176.309.179.676.

Menanggapi proyek peningkatan infrastruktur di Kabupaten Kediri, Eko (32) salah satu warga di desa Sumberagung Kecamatan Plosoklaten mengaku bahwa infrastruktur merupakan hal yang penting. Ia menyebut, dengan peningkatan infrastruktur utamanya di daerah perbatasan akan sangat membantu masyarakat dalam meningkatkan perekonomian warga sekitar.

“Apalagi Kediri juga daerah yang lumayan banyak tempat wisata. Jadi kalau akses mudah diharapkan wisatawan juga meningkat,” pungkasnya.

(Mun/pan)


Loading...

Pos terkait

Loading...