Jual Anak Dibawah Umur, Kades di Sukamara Ini Terjerat Hukum

  • Whatsapp

ANALISAPUBLIK.COM | Palangka Raya – Kepolisian Daerah (Polda) Kalimantan Tengah (Kalteng) mengungkap prostitusi online dan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) serta eksploitasi terhadap anak dari tiga tempat berbeda di Kalteng.

Dan, yang paling memilukan dalam kasus tersebut ada salah satu tersangka yang seorang Kepala Desa (Kades) Karta Mulia, Kecamatan Sukamara, Kabupaten Sukamara berinial NSP (35) ini sangat tidak terpuji.

Bacaan Lainnya

Seharusnya sebagai Kades untuk melindungi dan ikut menjaga masyarakatnya, namun NSP selaku Kades malah menjadikan seorang anak dibawah umur bekerja sebagai pemandu lagu.

Hal ini terungkap saat Polda Kalteng menggelar press confrence, Senin (25/11/2019).

“Kita berhasil mengungkap Tindak Pidana Perdagangan Orang dan eksploitasi terhadap anak dari tiga tempat berbeda di wilayah Hukum Polda Kalteng,” ungkap Kabid Humas Polda Kalteng, Kombes Hendra Rohcmawan.

Hendra membeberkan, penangkalan dan pengungkapan bisnis esek-esek itu hasil dari laporan masyarakat kalau di Jalan Veteran, Desa Karta Mulia Kabupaten Sukamara pada sebuah Karaoke bernama Varin Asia memperkerjakan dan memperdagangkan wanita dibawah umur.

“Pada tanggal 12 November 2019, Tim Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Kalteng berhasil mengamankan pelaku yang juga seorang Kades telah memperdagangkan atau mempekerjakan seorang perempuan berusia 14 tahun berinisial NS,” jelasnya.

Selain oknum Kades itu, pihaknya juga mengamankan DN pemilik Karaoke Va di daerah Jekan Raya Kota Palangka Raya dan PN diduga seorang pria hidung belang.

“DN kita duga melakukan praktek prostitusi online sekaligus juga pemilik tempat karaoke,” pungkas Hendra.

(Sugian)


Loading...

Pos terkait

Loading...