Sosialisasi Bahaya Radikalisme, Bhabinkamtibmas Ajak Pelajar Cerdas Saring Informasi

  • Whatsapp

ANALISAPUBLIK.COM | Blora – Anggota Bhabinkamtibmas Polsek Blora mengajak para pelajar untuk cerdas menyaring informasi dari dunia maya. Hal itu disampaikan oleh Bripka Ahmad Nur Kholik saat melaksanakan kegiatan pembinaan dan penyuluhan tentang bahaya radikalisme dan terorisme di SMK 1 Muhammadiyah Blora.

Menurut Bripka Ahmad Nur Kholik, dengan memanfaatkan momen dalam kegiatan Ikatan Pelajar Muhammadiyah ketika berdiskusi tentang ilmu agama di Masjid sekolah. Metode yang diterapkan, cara penyampaian yang baik dan bahasa yang mudah dipahami. Sehingga, para pelajar tidak mudah terpengaruh oleh ajaran paham radikalisme yang pada saat ini menjadi perhatian utama pemerintah.

Bacaan Lainnya

“Sosialisasi ini dirasa sangat perlu bagi anak muda terlebih pelajar untuk menangkal masuknya paham-paham radikal serta meminimalisir potensi terjadinya kenakalan remaja,” ucap Bripka Kholik, Senin (25/11/2019).

Waka kesiswaan SMK Muhammadiyah 1 Blora Candra Setiyawan menyambut baik kegiatan sosialisasi anti radikalisme oleh Bhabinkamtibmas Polsek Bora.

“Kami sambut baik kegiatan sosialisasi deradikalisasi ini, diharapkan terus berlanjut agar para pelajar tidak mudah terpengaruh oleh paham radilkal. Selain itu penyuluhan yang disampaikan tidak hanya tentang bahaya paham radikal akan tetapi bisa tentang narkoba, miras dan peraturan lalu lintas,” ujar Candra.

Sementara itu, di tempat terpisah Kapolsek Blora AKP Agus Budiyana menjelaskan melalui sosialisasi yang dilakukan anggota Bhabinkamtibmasnya tersebut, diharapkan para siswa akan lebih waspada terhadap ancaman dari luar. Selain itu juga sebagai modal bagi siswa memahami lingkungan sehingga tidak mudah terpengaruh dengan adanya aliran radikal.

“Termasuk dalam menggunakan sosial media, kita ajak pelajar untuk cerdas menyaring informasi dari dunia maya. kita beri pengertian agar jangan mudah menerima begitu saja terprovokasi oleh issue Sara yang dapat menimbulkan perpecahan,” ujar Kapolsek.

Selain itu, pentingnya pengetahuan akan nilai-nilai Pancasila dan toleransi harus sejak dini harus dipupuk kepada generasi muda untuk menumbuhkan rasa nasionalisme kepada bangsa dan negara.

“Pancasila adalah dasar utama bangsa Indonesia maka dari itu para pelajar diharapkan tidak hanya mengerti nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila akan tetapi harus mengamalkannya,” pungkasnya.

(Arifin/Nir)


Loading...

Pos terkait

Loading...