Mogok Kerja, Komisi IV DPRD Madina Akan Panggil Kadis dan Kapus

  • Whatsapp

ANALISAPUBLIK.COM | Mandailing Natal – Puluhan tenaga kesehatan ASN dan Honorer pada puskesmas Longat Kecamatan Panyabungan Barat yang melakukan mogok kerja beberapa waktu lalu yang sebelumnya diberitakan di media ini, mendapat tanggapan dari ketua komisi IV DPRD Mandailing Natal.

Edi Anwar sebagai ketua komisi IV mengatakan, akan memanggil Kadis Kesehatan Madina dan kepala puskesmasnya untuk mengklarifikasi titik permasalahan ketidak harmonisan antara kapus dan para petugas, Selasa (26/11/19) melalui pesan whats app.

Bacaan Lainnya

“Kemarin ada sebanyak 47 pegawai petugas Puskesmas Longat Kecamatan Panyabungan Barat terdiri dari ASN, Dokter, dan honorer datangi kantor DPRD Mandailing Natal, kehadiran mereka menyampaikan aspirasi agar kepala puskesmas Milvariani Siregar diganti” ucapnya.

Edi Anwar yang juga sebagai ketua fraksi PKB menyebut ” ketidak harmonisan antara kapus dan petugas dikatakan mereka, karena kapusnya sangat arogan dan tidak pernah menyahuti apa yang yang disampaikan kepada kapus tersebut ” sebutnya.

” untuk menyelesaikan permasalahan ini kami selaku komisi IV sebagai mitra pemerintah akan mengklarifikasi masalah ini dengan memanggil kadis kesehatan dan kepala puskesmas, dan kami juga akan turun kelapangan untuk mengetahui kebenaran masalah ini” tambahnya.

Sementara itu Kepala Puskesmas Longat, Milvariani Siregar saat dikonfirmasi melalui pesan WA mengenai aksi mogok kerja puluhan petugas kesehatannya, dan mengenai tuntutan terkait Dana BOK tahun 2018 dan Insentif BPJS selama 7 bulan di tahun 2019 yang belum disalurkan mengatakan, “Itu sudah selesai kemarin kami bahas di dinas kesehatan Kami tidak mogok kerja, pelayanan tetap berjalan dengan baik itu aja, terima kasih. Dan Maaf saya lagi ada pertemuan,” ujarnya hari Jum’at (22/11/19) yang lalu.

Sebelumnya diberitakan, Puluhan petugas kesehatan Puskesmas Longat tersebut mengadakan mogok kerja sebagai bentuk protes terhadap Kepala Puskesmas yang diduga tidak memberikan hak para bidan dan perawat Puskesmas dari dana BOK tahun 2018 dan Insentif BPJS selama 7 bulan di tahun 2019.

Pantauan dilapangan memang seminggu terakhir ini Puskesmas Longat nampak sepi, dan sudah dua kali awak media ingin mengkonfirmasi langsung kepala Puskesmas Longat di kantornya, tetapi beliau selalu tidak ada.

(RUDI SIREGAR)


Loading...

Pos terkait

Loading...