19 Orang Ditetapkan Sebagai Tersangka

  • Whatsapp

Panasehat Hukum : Para tersangka kasus Disdik tak bisa dijerat, karena tak melakukan full board.

ANALISAPUBLIK.COM | Palangka Raya – Bola panas Kasus Korupsi Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Kalteng yang diduga merugikan Negara sebesar Rp. 5.2 Milyar dan menjerat 19 orang yang kini sudah ditetapkan sebagai tersangka.

Bacaan Lainnya

Para tersangka yang salah satunya Mantan Kadis Disdik kala itu diduga melakukan Mark up dan anggaran fiktif untuk Akomodasi serta konsumsi pada tahun 2014 yang diambil dari APBD dengan Pagu 16 Milyar Rupiah.

Antonius Kristanto Penasehat hukum 6 orang tersangka dalam kasus ini menanggapi apa yang dilakukan klien sudah sesuai Permendagri. “Kalau Klien saya dijerat karena melakukan pembagian anggaran padahal seharusnya itu adalah satu paket atau full board, itu tidak tepat,” ujarnya pada Rabu (27/11/2019).

Selanjutnya PH dari Benon, Elfirandi, Suryati, Eri, Rusane, Rini C Kiting ini menambahkan mereka punya dasar untuk melakukan pembagian anggaran ” Kalau full board itu hanya diterapkan untuk anggaran yang berasal dari APBN,” imbuhnya.

“Kalaupun akhirnya anggaran untuk Akomodasi dan Konsumsi dibuat tersendiri itu sudah sesuai dengan Permendagri nomor 13 tahun 2016 tentang pengelolaan keuangan Daerah,” egas Anton.

Dirinya pun menyayangkan tidak dilibatkan Aparat Pengawasan Internal Pemerintah (APIP) dalam kasus ini. “Kalau memang ada temuan seharusnya ada upaya untuk pengembalian kerugian tersebut,” tutupnya.

(SUGIAN)


Loading...

Pos terkait

Loading...