Biro Layanan Pengadaan Barang dan Jasa Setda Provinsi Papua Gelar Sosialisasi

  • Whatsapp

ANALISAPUBLIK.COM | Biak Numfor – Biro Layanan Pengadaan Barang dan Jasa Setda Provinsi Papua pada Sabtu (30/11/2019) sosialisasikan Peraturan Presiden No 17 Tahun 2019 Tentang percepatan pembangunan kesejahteraan di Provinsi Papua dan Papua Barat serta Peraturan Gubernur No 14 Tahun 2019 tentang pengadaan barang dan jasa pemerintah bagi pelaku pengadaan barang dan jasa di Provinsi Papua.

Sosialisasi yang bertujuan meningkatkan pemberdayaan orang asli Papua menjadi pengusaha. Untuk mengerjakan dan terlibat dalam proyek pemerintah.

Bacaan Lainnya

Menurut Kepala Biro Layanan Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah Provinsi Papua Debora D Salosa, S. Hut, M.M , hal dilakukan untuk merapikan yang sudah ada pada sistem yang telah dikelola.

“Dari data kami yang ada dari tahun 2014 sampai dengan sekarang penhusaha lokal todak banyak yang terlibat. Untuk itu kami, buat pepres dan pergub dalam upaya menjadikan merwka (OAP) terlibat dalam pekerjaan dan kami tinggal memantau pergerakannya. Kami berharap grafik itu semakin meningkat,” Kata Debora.

Tantangan penerapan Pepres No 17 dan Pergub No 14 Tahun 2019 bagi pengusaha OAP yakni para eksekotor seperti PA, KPA, dan bupati harus berkomitmen melakukan pemberdayaan terhadap pengusaha OAP.

Debora mengakui, pengusaha OAP tidak mempunyai modal jadi mereka akan menunggu uang muka dan lainnya.

“Kami perlu menggandeng stekholder lain doantaranya pemberi jaminam untuk menjamin mereka bahwa merwka mampu bekerja,’

Kami berharap ada kolaborasi pengusaha OAP dan non OAP untuk menjadi mitra kerja dalam membantu pembangunan di Papua.

Sosialisaai ini diikuti para pelaksana pengadaan barang/jasa dari 29 kabupaten dan 1 kota di Provinsi Papua, yang terdiri dari PPK, Pejabat Pengadaan, dan pengusaha OAP.

Melalui kegiatan ini diharapkan pengadaan barang/jasa di masing – maaing kabupaten/kota di Provinsi Papua dilaksanakan sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku dan target/capaian yang telah ditetapkan.

Selain pemaparan dari para narasumber, kegiatan ini juga diisi dengan tanya jawab dalam setiap sesinya.

(JER)


Loading...

Pos terkait

Loading...