Tergiur Keuntungan Rp. 50 ribu, Pengedar Narkoba Duduk di Kursi Pesakitan

  • Whatsapp

ANALISAPUBLIK.COM | Palangka Raya – Duduk dikursi pesakitan dan harus menghadapi tuntunta dari Jaksa Penuntut Umum ( JPU) bukan menjadi keinginan Rahmat alias Amat ( 30) seorang warga Gang Sari Jalan Murjani Palangka Raya.

Namun karena tergiur keuntungan 50 ribu sampai 100 ribu Rupiah dari setiap paket sabu yang dijual mengambil narkoba Amat disidangkan di Pengadilan Negeri ( PN) Palangka Raya pada Senin (02/12/2019).

Bacaan Lainnya

Dalam persidangan, (JPU) Siti Mutosi’ah membacakan dakwaannya, dihadapan majelis hakim yang diketuai Alfon dan juga terdakwa. JPU mengatakan jika terdakwa Amat ditangkap oleh Ditresnarkoba Polda Kalteng pada September 2019 lalu.

Polisi yang mendapatkan informasi dari masyarakat segera melakukan penyelidikan dan melihat gerak gerik yang mencurigakan dari terdakwa saat melintasi jalan Temanggung Amai Setelah diperiksa dilakukan penggeledahan polisi berhasil menemukan tiga paket sabu dengan berat bersih 0,35 gram,yang ditemukan bersama terdakwa.

JPU menyatakan dalam dakwaannya bahwa terdakwa tidak memiliki ijin dari pihak yang berwenang dan bukan sebagai orang yang berhak untuk menawarkan untuk dijual, menjual, membeli, menerima, menjadi perantara dalam jual beli, menukar, atau menyerahkan Narkotika Golongan I bukan tanaman jenis sabu tersebut.

“Bahwa atas perbuatan terdakwa tersebut, diatur dan diancam dengan pasal Pasal 114 ayat (1) UU RI Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika. Atau pasal 112 ayat (1) UU RI Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika ,” kata Siti Mutosi’ah.

Persidangan terdakwa akan dilanjutkan dengan agenda pemeriksaan saksi oleh jaksa penuntut umum di Pengadilan Negeri Palangka Raya pekan depan.

(SUGIAN)


Loading...

Pos terkait

Loading...