Kementerian Perindustrian Adakan Bimtek Industri Kecil Menengah Bordir

  • Whatsapp

ANALISAPUBLIK.COM | Mandailing Natal – Sebanyak 20 pelaku Industri Kecil dan Menengah (IKM) yang bergerak pada sektor kerajinan Bordir, mengikuti bimbingan teknis (bimtek) Bordir yang digelar oleh Kementerian Perindustrian (Kemenperin) bekerja sama dengan Dinas Perdagangan Kabupaten Mandailing Natal.

Kegiatan bimtek yang dibuka oleh Bupati Mandailing Natal Melalui Kadis Perdagangan Jhon Amriadi, SP, MM berlangsung selama 5 hari dimulai sejak tanggal 3 s/d 7 Desember 2019 bertempat di Hotel Abara, Jl. Lintas Timur Panyabungan, Mandailing Natal pada Selasa (3/12/2019).

Bacaan Lainnya

Pada kesempatan tersebut, ibu Bakti W Ikaningtiyas kasubdit Sandang dan Kulit Direktorat Kimia, Sandang, Kerajinan dan Industri Aneka ( KSKIA), selaku perwakilan dari Kementerian Perindustrian, menyampaikan, kegiatan ini adalah atas usulan pemerintah daerah kepada kementerian perindustrian, tujuan bimbingan teknis ini diselenggarakan untuk memberikan pengetahuan khusus dan versifikasi produk kepada pelaku IKM kerajinan bordir di madina untuk dikembangkan, sehingga produk bordir dari madina mampu menembus pasar internasional.

“Saya berharap setelah mengikuti bimbingan teknis para peserta dapat memiliki Keterampilan dan kreatifitas serta kemampuan yang baik dalam menghasilkan produksi kerajinan bordir, dan mudah-mudahan keseriusan dalam bimtek ini peserta dapat mengembangkannya sehingga produk bordir madina bisa tembus pasar internasional” ujarnya.

Disamping itu, para peserta, selain mendapatkan materi dan perlengkapan bimtek, mereka juga akan diberikan bantuan mesin peralatan berupa mesin bordir, mesin jahit dan secara simbolis diserahkan kepada salah satu peserta, untuk menunjang produksi para pelaku industri kecil dan menengah di Madina.

Sementara itu Kadis Perdagangan Jhon Amriadi,SP, MM berharap kepada peserta, pergunakan dan jagalah aset yang diberikan pemerintah ini agar bermanfaat meningkatkan produktifitas IKM dimasyarakat.

“Dengan adanya bimbingan langsung dari kementerian perindustrian yang dilatih oleh ibu Evi yang sengaja didatangkan dari Tasik Malaya, meminta kepada para peserta pelaku IKM harus betul-betul belajar, karena masih banyak yang bisa kita kembangkan dan mudah-mudahan kegiatan ini dapat berlanjut dan berharap kementerian perindustrian dapat terus mendukung kita dalam mengembangkan IKM di Madina ini” pintanya.

Usai pembukaan bimtek, pelatih memberikan bimbingan materi dan dilanjutkan pelaksanaan praktek membordir kepada para peserta didampingi oleh kabid industri Rahmad Hidayat, S.Sos, serta beberapa pegawai dan staff Dinas Perdagangan.

(RUDI SIREGAR)


Loading...

Pos terkait

Loading...