Desa Tunas Karya Adakan Musdes

  • Whatsapp

ANALISAPUBLIK.COM | Mandailing Natal – Salah satu Desa di Kecamatan Natal yaitu Desa Tunas karya mengadakan Musyawarah desa (Musdes), Jumat (06/12) pagi di Kantor Desa Tunas Karya.

Musdes ini di adakan oleh Pemerintah Desa Tunas Karya dengan BPD Desa Tunas karya dan di hadiri oleh Sekcam Natal, Nori Susanda. S. Hut, Pendamping Desa Kecamatan Natal, Sunartin, Raimansyah. S. Pd, dan Anita Sari. S. Si, Pendamping Lokal Desa Tunas Karya zulkarnaen, BABINSA RAMIL 17 NATAL, Irwansyah. Anggota Polsek Natal, Ikhwan S. Harahap.

Muat Lebih

Dalam hal ini Narasumber langsung dari Sekretaris camat (Sekcam) dan Pendamping Desa (PD) kecamatan untuk memfasilitasi dan menjelaskan pembahasan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Desa (RPJMDes) Tahun 2020, baik dari segi pembangunan dan pemberdayaan Masyarakat Desa.

Dari hasil wawancara selesai acara Musdes tersebut, Pendamping Desa Raimansyah. S. Pd mengatakan semoga dengan Musdes ini dapat memberi pemahaman lebih kepada Masyarakat tentang pentingnya dalam pengelolaan Dana Desa yang tepat sasaran dan mengedepankan azas musyawarah mufakat dalam tiap pengambilan keputusan dalam penetapan usulan Dalam pembangunan Desa.

Senada dengan Pendamping Desa, Kepala Desa Tunas Karya Priyo Utomo juga sependapat dengan hal tersebut, dan beliau menambahkan dalam pengambilan keputusan berdasarkan skala prioritas desa berdasar RPJM Des, dan juga mengedepankan azas pembangunan baik pembangunan Desa dan pembangunan sumber daya manusianya,.

Kepala desa Tunas karya juga menambahkan tidak hanya membangun bangunan fisik di Desa tetapi juga akan memperhatikan aspek Budaya dan agama.

Dalam hal ini akan melaksakan hasil keputusan Musdes tersebut, terutama yang bergerak di bidang pemberdayaan, baik pemberdayaan masyarakat, Pemuda, Kesehatan, PKK dan pemberdayaan dibidang pendidikan Agama,

Dari pihak Muspika Kecamatan Natal, Nori Susanda. S. Hut selaku sekcam Natal Berpesan untuk berhati tepat sasaran dalam pengelolaan Dana Desa agar nantinya dapat dirasakan hasil dari Program Dana Desa tersebut, tidak hanya sebuah wacana dan retorika semata, karena Dana Desa itu dibuat untuk membuat Desa agar lebih bisa mandiri dan bisa menghasilkan PAD Desa untuk kedepannya, apabila nantinya DD ini tidak bergulir lagi maka Desa telah mampu berdiri sendiri dalam membangun dan memajukan desa itu sendiri juga dapat meningkatkan tarap hidup perekonomian masyarakat.

(Hem Surbakti)


Loading...

Pos terkait

Loading...