Wanita Ahli Dalam Multitasking

  • Whatsapp

SATU keahlian wanita yang tidak pernah disadari, yaitu Multitasking. Multitasking secara umum adalah pekerjaan berganda yang dilakukan disatu waktu. Seperti, seorang ibu yang sedang memasak masih bisa mengasuh anaknya, mencuci piring bahkan mengangkat telfon.

Lalu, mampukah pria untuk Multitasking ? Ada sebuah penelitian yg dilakukan oleh dr. Aisyah Dahlan, tentang perbedaan otak pria dan wanita. Bahwa pria kurang mampu melakukan Multitasking karena lapisan otak tengah wanita lebih tebal 30% daripada lapisan otak tengah pria. Otak tengah tersebut dinamakan Corpus Kolosum, berfungsi untuk memfasilitasi komunikasi atau sinkronisasi antara otak kanan dan otak kiri. Coba perhatikan Ayah ketika fokus dalam membaca koran maka diajak bicara pun Ayah tidak akan sepenuhnya mendengarkan. Pria hanya perlu waktu 15 menit untuk hanyut dalam pekerjaannya, setelah itu ia kurang memperhatikan keadaan sekitarnya.

Secara spesifik, keahlian Multitasking melibatkan faktor kecerdasaan dengan aspek memori sebagai salah satu faktor kontrol kognitif. Ada satu kemampuan memori yang dimiliki oleh seorang Multitasking yaitu, Prospective memory. Prospective memory adalah kemampuan mengingat untuk melakukan sesuatu dimasa yang akan datang.

Namun, Multitasking memiliki kelemahan salah satunya adalah kurang produktifnya pekerjaan yang dilakukan, dikarenakan terbaginya perhatian dari pekerjaan satu ke pekerjaan lainnya. Sedangkan kelebihan Multitasking adalah efisien waktu. Seorang Ibu akan memanfaatkan waktu yang tersedia dengan sebaik-baiknya agar semua pekerjaan selesai dengan baik dan cepat.

Multitasking termasuk sebuah keahlian yang tidak semua orang punya. Bahkan pria yang dikenal hebat pun belum tentu mempunyai keahlian Multitasking. Beruntunglah wanita mempunyai keahlian tersebut, karna disanalah letak salah satu kelebihan wanita.

Oleh : Sri Nur Elizah

UIN Imam Bonjol Padang


Loading...

Pos terkait

Loading...