Jelang Tahun Baru 2020, Polres Blora Pantau Ketersediaan Pangan

  • Whatsapp

ANALISAPUBLIK.COM | Blora – Untuk memastikan ketersediaan pangan dan stabilitas harga sembako jelang Tahun Baru 2020, Polres Blora berdayakan anggotanya untuk terus-menerus memantau perkembangan harga sembako di pasar maupun toko sembako.

Seperti yang dilakukan Kapolsek Jiken Iptu Eko Septi Supriyono, SE, memimpin anggotanya menyambangi Pasar Tradisional, serta memantau pertokoan di kecamatan Jiken, Kamis (26/12/2019).

Kapolsek Jiken mengatakan bahwa kegiatan ini untuk mengetahui perkembangan harga-harga kebutuhan bahan pokok di wilayahnya, terutama menjelang perayaan Tahun Baru 2020.

“Kami pantau dan cek berkala di pasar tradisional maupun pertokoan, dengan maksud agar tidak ada sabotase ataupun penimbunan bahan pangan. Sehingga harga sembako bisa stabil, terutama jelang tahun baru 2020,” ucap Iptu Eko.

Dalam kesempatan tersebut, Iptu Eko juga menghimbau kepada para pedagang agar tidak melakukan kecurangan atau manipulasi harga barang pada saat bertransaksi. Selain itu, pihaknya juga menghimbau agar menjelang Perayaan Tahun Baru 2020 tidak menjual mercon atau petasan, karena dapat meresahkan masyarakat.

“Jangan sampai ada sabotase dalam berdagang, apalagi sampai menimbun barang. Berdagang dengan jujur, maka akan berkah. Kami juga himbau, jangan berjualan mercon atau petasan, karena dapat meresahkan masyarakat,” imbuhnya.

Ditempat terpisah, Kapolres Blora AKBP Antonius Anang, SIK, MH, menyampaikan bahwa menjelang tahun baru, pihaknya telah memerintahkan anggota untuk memantau ketersediaan pangan, serta memantau perkembangan harga pangan. Tujuannya untuk menjaga kestabilan harga pangan, terutama jelang perayaan Tahun Baru 2020 yang sudah didepan mata.

“Anggota kita berdayakan memantau situasi pangan di pasar maupun pertokoan, dengan harapan semoga harga sembako dapat stabil, terutama jelang pergantian tahun yang sudah didepan mata. Selain itu, anggota juga kami perintahkan untuk menyampaikan himbauan kepada masyarakat agar tidak berjualan mercon atau petasan, karena dapat meresahkan masyarakat,” kata Kapolres.

(Arifin/Nir)


Loading...

Pos terkait