Kepala Dukcapil Bambang Pernah Mendapat Penghargaan Dari Presiden Jokowi

  • Whatsapp

ANALISAPUBLIK.COM | Kendal – Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kabupaten Kendal bambang Dwiyono, menginjak masa ke-30 Tahun dalam pengabdiannya sebagai PNS banyak prestasi yang diraihnya.

Sejak menjabat sebagai PNS di tahun1990 hingga saat ini sudah mencapai 30 tahun masa pengabdian Bambang. Berawal menitih karir dari Bapeda kota Magelang hingga pindah ke Kabupaten Kendal. Waktu itu masuk di Kendal saat kurikulum tahun 1992 menjabat sebagai PNS DPU Bapeda, hingga merangkak sampai di Sekertaris Daerah (Sekda) Kendal tahun 2010-2017, lalu pindah di Dinas Dukcapil menjabat sebagai kepala Dinas Dukcapil Sampai saat ini di usia ke-30 tahun masa pengabdiannya.

Bambang menyampaikan, ada beberapa Prestasi yang diraih saat menjabat sebagi PNS di Kendal, salah satunya prestasi yang pernah diraih yaitu Satyalancana Karya Satya,

” Penghargaan tersebut diberikan oleh Presiden RI Joko Widodo, Sebagai tanda penghargaan yang diberikan kepada pegawai negeri sipil yang telah berbakti selama 10 atau 20 atau 30 tahun lebih secara terus menerus dengan menunjukkan kecakapan, kedisiplinan, kesetian dan pengabdian.

Sehingga hal tersebut dapat dijadikan teladan bagi setiap pegawai lainnya,” kata Bambang saat ditemui di Kantor Dinas Dukcapil Kendal, Jum’at (10/01/2020).

Ia melanjutkan, bahwa dirinya juga pernah mengantarkan 2 atlit Kendal hingga masuk ke jenjang tingkat Pekan Olahraga Nasional (PON),” Saat masih menjabat sebagai pembina olahraga, saya banyak mengantarkan atlit hingga sampai di tingkat Provinsi,” ungkapnya.

Ia memaparkan, dirinya juga pernah mengantarkan atlit ke tingkat provinsi hingga meraih 24 emas, 5 perak, 8 perunggu,” Kita juga membina atlit di dalam pendidikannya hingga sampai sarjana secara geratis,” tuturnya.

Ia menambahkan, untuk saat ini dirinya menjadi pembina PAMMI Kendal, sejak mulai priode 2011 hingga sampai sekarang, Binaannya meliputi,seni budaya, seni musik, Seni tarik suara, dan membina semua para seniman yang ada di Kendal. Saat ini PAMMI terus berusaha untuk membentuk karakter-karakter seniman agar ketika pentas atau tampil bisa menunjukkan pribadi yang baik dan profesional.

“Sekarang di PAMMI ada aturan bagi penyanyi tidak boleh pakai rok mini, sehingga sekarang jadi tertib kalau mereka exen dan bisa menjaga ketenangan dan kedamaian,” ungkapnya.

Ia menegaskan, bahwa seniman yang tergabung di PAMMI diharapkan bisa memberikan contoh atau rambu- rambu kepada seniman lainnya ketika di panggung, dan memberikan contoh dengan berpenampilan sopan dan tampil terhormat dan profesional.

“Khusus penyanyi dangdut yang identik dengan kesan yang kurang sopan, maka kita akan memberikan batasan-batasan ke mereka supaya ber penampilan yang normal,” tandasnya.

Ia menambahkan, selama dirinya menjabat sebagai pembina di PAMMI sampai saat ini, ia sudah pernah mengantaran penyanyi sampai di tingkat Nasional yakni di Kontes Dangdut Indonesia (KDI).

“Saat itu kita bisa kirim empat orang untuk ikut audisi di KDI, dan ada juga yang sampai jadi artis Pantura seperti Novita KDI,” imbuhnya.

Melihat potensi-potensi besar yang ada di Kendal, terkait kemajuan Kota Kendal di dalam infrastruktur dan prekonomiannya, Bambang Dwiyono berpendapat bahwa potensi di Kendal ada laut, daratan dan pegunungan, di laut ada industri dan di pegunungan ada pariwisata yang berpotensi sangat besar, dan harus bener dikelola dengan baik dan maksimal.

“Kalau potensi itu dijadikan aset sumber dan di kerjakan oleh orang yang profesional, ahli di bidangnya masing-masing, dan menejemennya yang baik pasti bisa maksimal dalam pengelolaannya,” katanya.

Menurutnya, Harus berimbang antara pengembangan industri dengan tata ruang lingkungan hidup, perlu para pakar ahli didalam bidang masing-masing untuk itu semua.

“Ini harus ditunjang dari keterlibatan pakar ahli dari perguruan dan peran masyarakat dalam keterlibatannya dalam pengawasan pekerjaan,” ungkapnya.

‌Ia berharap, dengan adanya kawasan KIK yang berubah menjadi KEK bisa memberikan manfaat kepada masyarakat Kendal, demi kebaikan prinsip menuju Kendal sejahtera dengan jujur dan amanah, ini akan menjadi konsep bahwa Kendal mempunyai potensi tinggi.

“Pengawasan yg menyeluruh dan selalu bersinergi antara pihak-pihak yang terkait, bisa mempengaruhi kinerja yang baik dan Membangkitkan semangat,” pungkasnya.

(Zamroni)


Loading...

Pos terkait